POJOKSATU.id - Sekjen Kemendikdasmen Ir. Suharti mengatakan beberapa poin penting mengenai perlunya akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2025.

Dana BOSP bertujuan untuk mendukung kegiatan operasional sekolah agar lebih optimal sehingga penggunaannya harus akuntabel dan transparan.

Sehingga pengelolaannya perlu diatur dan diawasi dengan ketat.

Suharti menyampaikan, langkah pertama pengelolaan dana BOSP adalah dengan memastikan bahwa jumlah siswa yang tercatat di sekolah adalah satu poin penting sebagai awal dari akuntabilitas penggunaan dana BOSP.

Setiap siswa yang terdaftar haruslah benar-benar ada dan aktif belajar di sekolah tersebut, tidak boleh ada nama siswa fiktif di dalamnya.

Kemudian dana BOSP harus digunakan untuk mendukung kebutuhan Operasional Sekolah sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Cek NOMOR PESERTA SNBP 2025, Pastikan Bisa MENCETAK dan MENYIMPAN Kartu Peserta, SIAPKAN Daftar Ulang di PTN Tujuan

Penggunaan dana harus mengutamakan hal-hal yang langsung berhubungan dengan kualitas pendidikan, seperti pembelian buku alat peraga biaya kegiatan pembelajar dan pengembangan fasilitas sekolah yang mendukung proses belajar mengajar.

Selain itu, kerusakan-kerusakan ringan juga bisa didanai menggunakan dana BOSP.

Agar penggunaan dana BOS berjalan sesuai tujuan rencana penggunaannya harus melalui proses diskusi dan persetujuan yang melibatkan semua pihak terkait.

Kepala sekolah, guru tenaga kependidikan, dan komite sekolah harus duduk bersama untuk merencanakan dan memutuskan.

Rencara penggunaan dana tersebut akan digunakan yang kemudian dimasukkan di dalam RAPBS atau rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah.

Setelah masuk RAPBS, transparansi harus dijaga dengan cara mengumumkan rencana penggunaan dana BOS di media pengumuman di sekolah seperti misalnya papan pengumuman atau juga bisa menggunakan website sekolah.

Hal ini memberikan kesempatan bagi orang tua siswa dan masyarakat untuk mengetahui bagaimana dana BOSP akan digunakan.

Langkah ini pastinya dapat mencegah adanya kecurigaan atau penyalahgunaan dana pengawasan oleh pihak yang berwenang.

Serta untuk memastikan bahwa dana BOSP digunakan dengan baik dan sesuai dengan rencana dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain pihak sekolah, inspektorat daerah memiliki peran penting dalam melakukan audit dan evaluasi terhadap penggunaan dana di sekolah-sekolah pengawasan yang ketat akan membantu mencegah adanya penyimpangan atau tindakan yang merugikan.***