POJOKSATU.ID - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengeluarkan kebijakan unik bagi ASN di lingkungannya.
Seluruh pegawai pemerintah kota diminta bersepeda atau gowes setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.
Instruksi tersebut disampaikan di tengah kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penghematan energi melalui program WFH bagi ASN.
Baca Juga: Kebijakan Baru CPNS 2026! Usia 40 Tahun Masih Bisa Daftar di Formasi Tertentu, Ini Syarat Lengkapnya
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita mengatakan bahwa gerakan gowes tersebut bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor sekaligus mendukung program nasional.
ASN Mojokerto Wajib Gowes Tiap Jumat
Melalui kebijakan tersebut, seluruh ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto diminta untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor setiap hari Jumat.
Sebagai gantinya, mereka dianjurkan menggunakan sepeda saat beraktivitas.
Baca Juga: Update CPNS 2026! Ini Bocoran Rapat Menteri Soal Formasi, Jadwal Pendaftaran dan Syarat Lengkapnya
Langkah ini diharapkan mampu menekan penggunaan bahan bakar minyak sekaligus mendorong gaya hidup sehat bagi para pegawai pemerintah.
Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi energi yang sedang digalakkan pemerintah pusat.
Dukung Program Indonesia Asri
Menurut Ning Ita, gerakan gowes ASN tidak hanya bertujuan menghemat BBM.
Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Program tersebut bertujuan mengajak masyarakat dan instansi pemerintah untuk aktif menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, pemerintah berharap dapat menekan emisi serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Sekaligus Kerja Bakti Bersama Masyarakat
Tidak hanya bersepeda, kegiatan setiap hari Jumat juga akan diisi dengan kerja bakti bersama masyarakat.
Ning Ita mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya pernah dilakukan pada masa kepemimpinannya sebelumnya dan kini akan dihidupkan kembali.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap hubungan antara aparat pemerintah dan masyarakat dapat semakin kuat.
ASN Boleh Pakai Pakaian Fleksibel
Dalam pelaksanaan program ini, ASN juga diberikan kelonggaran dalam hal pakaian kerja.
Pegawai diperbolehkan mengenakan pakaian yang lebih fleksibel agar mendukung aktivitas fisik seperti bersepeda dan kerja bakti.
Langkah tersebut dilakukan agar para ASN tetap nyaman saat menjalankan kegiatan di lapangan.
Baca Juga: Ancaman PHK Massal PPPK Menguat! DPR Minta Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD Ditunda
Dorong Penghematan Energi dan Kurangi Emisi
Ning Ita menegaskan bahwa gerakan gowes dan kerja bakti tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
Selain menghemat penggunaan BBM, kebijakan ini juga diharapkan mampu menekan emisi kendaraan bermotor serta meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Mojokerto ingin menunjukkan bahwa upaya efisiensi energi tidak hanya dilakukan melalui kebijakan nasional seperti WFH.
Melainkan juga dapat diwujudkan melalui inovasi daerah yang melibatkan masyarakat secara langsung.***




