POJOKSATU.ID - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk lebih aktif sekaligus bijak dalam bermedia sosial.

Ajakan ini disampaikan sebagai upaya mendorong penyebaran informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Malang saat memimpin apel pagi rutin di halaman Balai Kota Malang, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KEMENHAM 2026 Diprediksi 30 Januari, Ini Jadwal Lengkap, Masa Sanggah, dan Cara Ceknya

Dalam kesempatan itu, Wahyu menegaskan pentingnya peran ASN di era keterbukaan informasi, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial.

 

ASN Diminta Aktif Sampaikan Informasi Resmi

Wahyu Hidayat menekankan bahwa ASN tidak hanya bertugas sebagai pelaksana kebijakan.

Tetapi juga memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Mulai Terlihat Titik Terang, Ini Fakta Terbarunya

Ia mendorong setiap ASN untuk menyampaikan berbagai informasi sesuai bidang tugasnya masing-masing.

Nah agar masyarakat memperoleh data yang benar dan tidak terjebak kabar yang tidak jelas sumbernya.

Menurutnya, penyebaran informasi tidak harus selalu melalui kanal resmi institusi.

ASN juga dapat memanfaatkan akun media sosial pribadi, seperti status atau story, untuk membantu menyebarluaskan program, kegiatan, maupun prestasi yang diraih Pemkot Malang.

Dikutip dari malangkota.go.id pada Senin 19/01/2026, Wahyu berkata: 

“Jika hanya mengandalkan media sosial Pemkot Malang dan instansi saja tentu kurang maksimal. Berbeda jika seluruh ASN ikut berpartisipasi, informasi akan tersebar lebih luas.” 

 

Bijak Bermedsos untuk Cegah Hoaks

Wali Kota Malang juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi informasi membawa tantangan tersendiri.

Media sosial saat ini sangat mudah diakses dan digunakan oleh siapa saja, termasuk untuk menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Ia menegaskan keterlibatan ASN dalam menyampaikan informasi yang benar merupakan salah satu cara efektif.

Baca Juga: Mengurai Benang Kusut Penjemputan Ketua DPRD Oleh Tim Kejagung RI, Berawal Dari Penyidik Kejari Ngambil Data Kegiatan Tahun 2022 - 2024

Untuk menepis kabar bohong atau hoaks, khususnya yang berkaitan dengan Pemkot Malang.

“Setiap warga, terutama ASN, harus lebih cerdas dan bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi,” tegasnya.

 

Fenomena Media Online Tak Terverifikasi

Dalam arahannya, Wahyu menyinggung maraknya akun media sosial dan portal media online yang belum terverifikasi oleh Dewan Pers.

Kondisi ini membuat masyarakat harus lebih selektif dalam mempercayai informasi yang beredar di ruang digital.

Baca Juga: THT, JKK, JKM Diatur Ulang, Ini Aturan Terbaru Dana Pensiun PNS ASN TNI POLRI

Ia mengajak ASN dan masyarakat untuk menjadikan media massa profesional sebagai rujukan utama.

Wahyu mencontohkan hasil diskusinya bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Malang Raya.

Yang menegaskan bahwa menjadi wartawan profesional membutuhkan proses panjang, kompetensi, serta tanggung jawab etik.

“Tidak mudah menjadi wartawan. Mereka harus mengikuti Uji Kompetensi Wartawan, memiliki wawasan luas, pendidikan yang memadai, serta keterampilan menulis. Dari situ lahir pemberitaan yang bisa dipercaya,” jelasnya.

 

ASN Berperan Edukasi Masyarakat

Wahyu menilai masyarakat kerap lebih cepat mempercayai informasi viral di media sosial, meskipun belum tentu kebenarannya.

Padahal, menurutnya, informasi viral sering kali hanya menampilkan potongan kejadian tanpa konteks yang utuh.

Ia pun mengajak ASN untuk berperan aktif memberikan penjelasan yang komprehensif kepada masyarakat.

Baca Juga: THT, JKK, JKM Diatur Ulang, Ini Aturan Terbaru Dana Pensiun PNS ASN TNI POLRI

“Jangan langsung menelan informasi mentah-mentah. ASN sebagai pelayan masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk meluruskan informasi,” pungkasnya.

Ajakan Wali Kota Malang kepada ASN untuk aktif dan bijak bermedia sosial menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas informasi publik.

Dengan keterlibatan ASN sebagai penyampai informasi yang benar, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks.

Dapat memperoleh informasi yang valid terkait kebijakan maupun program Pemkot Malang.***