POJOKSATU.ID - Kemendikdasmen terus berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Dua inisiatif penting yang diluncurkan adalah Asesmen Nasional dan Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIM KSPSTK).

Kedua program ini memiliki tujuan yang sama menciptakan ekosistem pendidikan yang berbasis data, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Seringkali disalahpahami, Pusmendik menegaskan bahwa Asesmen Nasional (AN) tidak dilaksanakan di akhir jenjang pendidikan.

Baca Juga: Pemerintah Kini Gunakan DTSEN Sebagai Basis Utama dalam Menentukan Calon Penerima Bansos

Fungsinya juga bukan untuk menilai peserta didik secara individual. Hasil dari AN tidak akan memuat skor pribadi, melainkan menjadi dasar evaluasi bagi perbaikan pembelajaran di sekolah.

Dengan kata lain, AN adalah alat diagnostik bagi sekolah untuk mengukur kualitas pembelajaran, sehingga pihak sekolah dapat mengambil langkah-langkah perbaikan yang tepat.

SIM KSPSTK untuk Tata Kelola Pengawas Sekolah yang Lebih Baik

Di sisi lain, Ditjen GTK Kemendikbudristek meluncurkan SIM KSPSTK, sebuah platform digital yang mengintegrasikan berbagai sumber data seperti kualifikasi, kinerja, dan kebutuhan wilayah.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat Bakal Dijadikan Program Holistik Terintegrasi?

Sistem ini dirancang untuk mendukung proses perencanaan, pengangkatan, pembinaan, dan evaluasi pengawas sekolah secara transparan, terintegrasi, dan berbasis data.

SIM KSPSTK mendorong kolaborasi aktif dari berbagai pihak, antara lain:

- Pemerintah Daerah (Pemda): Berperan dalam menetapkan dan menugaskan pengawas.

- UPT atau LPP: Penyelenggara pelatihan yang telah ditunjuk Ditjen GTK.

- Kependidikan dan Pendidikan Guru: Lembaga yang menyelenggarakan pelatihan.

- Satuan Pendidikan: Tempat pelaksanaan supervisi dan pembinaan yang laporannya terintegrasi dalam sistem.

Dengan memanfaatkan data dari Dapodik dan sistem pendukung lainnya, SIM KSPSTK bertujuan untuk menciptakan tata kelola pengawas sekolah yang lebih sistematis dan efisien.

Kedua inisiatif ini, baik Asesmen Nasional maupun SIM KSPSTK, merupakan bukti komitmen Kemendikbudristek dalam mewujudkan #PendidikanBermutuuntukSemua.***

Baca Juga: PERINGATAN! PPATK Temukan 571.410 NIK Terlibat Judi Online adalah Penerima Bantuan Sosial

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov