POJOKSATU.ID - Menjelang pembukaan pendaftaran Program Pemagangan Nasional Kemnaker Batch 2 yang dijadwalkan dimulai besok 6 November 2025.
Antusiasme lulusan muda di berbagai daerah meningkat pesat.
Sejak diumumkan akhir Oktober lalu, tagar #MagangNasionalBatch2 sempat menjadi trending di media sosial.
Banyak fresh graduate membagikan cerita persiapan mereka, mulai dari melengkapi dokumen hingga memperbarui CV.
Baca Juga: Belanja Daerah Masih Lemot, Purbaya Sentil Pemda, Uangnya Masih Banyak, Habiskan Dulu Baru Ribut
Program yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) ini dinilai menjadi salah satu solusi nyata.
Solusi dalam memperkuat keterampilan kerja generasi muda dan menekan angka pengangguran terdidik.
Pihak Kemnaker mencatat, sejak diumumkannya jadwal Batch 2 portal MagangHub telah diakses lebih dari 1,2 juta kali hanya dalam tiga hari.
Baca Juga: Dari Rp 2.600 T Jadi Rp 8.400 T, Begini Perjalanan Utang Era Jokowi yang Harus Dilunasi Era Prabowo
Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap program yang menawarkan magang bergaji setara UMP/UMK ini.
80 Ribu Kuota dan Ribuan Mitra Industri
Kemnaker menegaskan, Batch 2 ini menargetkan 80 ribu peserta magang yang akan ditempatkan di berbagai perusahaan nasional maupun daerah.
Beberapa perusahaan besar seperti Pertamina, PLN, BUMN sektor perbankan, hingga startup digital sudah terdaftar sebagai mitra penyelenggara.
Fresh graduete mendapatkan pengalaman kerja secara nyata di perusahaan yang dipilih.
Kemudian peserta magang akan menerima uang saku bulanan setara UMP/UMK, yang turut meningkatkan daya beli masyarakat muda dan mendukung perekonomian lokal.
Jadwal Resmi dan Syarat Peserta
Berdasarkan informasi resmi dari Kemnaker, tahapan pendaftaran Magang Nasional Batch 2 sebagai berikut:
1. Pendaftaran peserta: 6–12 November 2025
2. Seleksi administrasi: 13–20 November 2025
3. Pengumuman hasil: 22 November 2025
4. Mulai magang: 24 November 2025
Baca Juga: Ribuan PPPK Paruh Waktu Belum Terima SK Hingga Awal November 2025, Cek Daerah yang Tertunda dan Masih Proses, Termasuk di Jawa Barat
Syarat umum bagi calon peserta antara lain:
1. WNI berusia maksimal 27 tahun.
2. Lulusan D3 atau S1 maksimal satu tahun setelah lulus.
3. Tidak sedang bekerja atau mengikuti program serupa.
4. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian magang hingga selesai.
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya gratis dan online melalui portal resmi maganghub.kemnaker.go.id atau siapkerja.kemnaker.go.id.
Program Pemagangan Nasional menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menghadapi tantangan dunia kerja pascapandemi dan transformasi digital.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kalangan lulusan perguruan tinggi masih mencapai 5,9% per Agustus 2025.
Dengan program magang nasional, pemerintah berharap dapat menurunkan angka tersebut secara signifikan.
Baca Juga: Malam Itu Dosen Erni Yuniati Pulang Bersama Bripda Waldi Jam 11 Malam Usai Makan-makan di Bungo
Kemnaker menargetkan minimal 30% peserta magang Batch 2 bisa direkrut langsung oleh perusahaan mitra setelah program selesai.
Kemnaker juga menggandeng lembaga pelatihan vokasi dan pemerintah daerah agar peserta mendapatkan pembekalan keterampilan sebelum magang dimulai.
Dengan waktu pendaftaran yang tinggal hitungan jam, para lulusan muda diimbau untuk segera melengkapi dokumen dan memastikan akun MagangHub aktif.
Program Magang Nasional Kemnaker Batch 2 bukan sekadar kegiatan belajar di tempat kerja, tapi langkah strategis membuka masa depan karier generasi muda Indonesia.***




