POJOKSATU.ID - Pemerintah tengah menginisiasi program Sekolah Rakyat yang tidak hanya fokus pada penyediaan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Namun juga bertujuan untuk memberdayakan keluarga mereka agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.
Inisiatif ini digulirkan sebagai respons terhadap arahan Presiden yang menekankan pentingnya menjangkau keluarga yang mungkin selama ini belum tersentuh proses pembangunan.
Baca Juga: Peran Krusial DTSEN dalam Mewujudkan Impian Sekolah Rakyat Unggulan dan Mengikis Kemiskinan Ekstrem
Dalam kunjungan ke kediaman keluarga Fitri Aryani dan Herman Hermawan di Kabupaten Bandung, yang merupakan orang tua dari salah satu calon siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul menjelaskan secara rinci berbagai aspek program ini.
Selain memberikan pendidikan gratis dan berkualitas, pemerintah juga akan memberikan pelatihan usaha dan memfasilitasi permodalan bagi orang tua siswa yang berminat membuka usaha.
Hal ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi kemandirian ekonomi keluarga.
Baca Juga: Wamensos Sampaikan Hal Berikut Setelah Sekolah Rakyat Banyak Kritik Pesimistis!
Program Sekolah Rakyat ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak seperti Hefi tidak hanya mendapatkan hak atas pendidikan, tetapi juga tumbuh dalam keluarga yang berdaya dan lingkungan yang layak.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini dalam meretas rantai kemiskinan dan membangun kemandirian.***




