POJOKSATU.id - Periode 15–20 Februari 2026 menjadi fase krusial dalam pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bulanan.

Pada rentang tanggal inilah sistem pusat melakukan penarikan, verifikasi, dan validasi data dari Dapodik ke Info GTK.

Banyak guru belum memahami apa yang sebenarnya terjadi di fase ini, sehingga kerap melakukan langkah keliru yang justru berisiko menunda pencairan.

Apa yang Terjadi pada 15–20 Februari

Pada tanggal 15, sistem pusat mulai menarik data terakhir dari Dapodik sekolah.

Baca Juga: Info GTK Berubah Jelang Pencairan TPG Februari, Ini Penjelasan Normalisasi Sistem agar Guru Tidak Salah Tafsir Status

Data tersebut kemudian masuk ke proses verifikasi dan validasi hingga sekitar tanggal 20.

Selama fase ini, tampilan Info GTK bisa berubah-ubah karena sistem sedang membaca dan mengunci data bulan berjalan untuk keperluan SKTP dan TPG.

Peran Verval Pusat

Verifikasi dan validasi (verval) sepenuhnya dilakukan oleh pusat, bukan oleh guru atau sekolah.

Baca Juga: Tol Pejagan–Pemalang Masuk Proyek Besar 2026, Rekonstruksi Beton Kaku Demi Keamanan Pengendara

Guru tidak memiliki tombol atau fitur untuk “mempercepat” proses ini.

Tugas guru dan sekolah hanya memastikan data yang dikirim sudah benar sebelum penarikan dilakukan.

Pengelola kanal edukasi Guru Abad 21 menegaskan, “Tanggal 15 sampai 20 itu bukan waktu untuk bolak-balik mengubah data. Itu masa sistem pusat membaca data terakhir yang sudah dikirim dari sekolah,” dikutip Pojoksatu.id dari channel YouTube Guru Abad 21, Kamis (05/02/2026).

Kenapa Guru Tidak Bisa Intervensi

Banyak guru kecewa karena merasa tidak bisa berbuat apa-apa saat status masih proses.

Namun, ini justru bagian dari desain sistem agar data tetap konsisten.

Intervensi di tengah proses justru berpotensi membuat data tidak terbaca sempurna dan harus menunggu penarikan berikutnya.

Kesalahan Memperbaiki Berulang

Kesalahan yang sering terjadi adalah memperbaiki data berulang kali saat masa penarikan sedang berlangsung.

Baca Juga: TPG Februari 2026 Diperkirakan Cair 23–27, Ini Urutan Proses dari SKTP Bulanan hingga Rekomendasi Kemenkeu agar Guru Tidak Salah Menunggu

Sinkron ulang tanpa analisis bisa membuat data “bergeser” dan tidak ikut terbaca dalam batch penarikan aktif.

Akibatnya, status bisa tertunda hingga bulan berikutnya.

Cara Memastikan Data Final

Cara paling aman adalah memastikan seluruh data krusial jam mengajar, rombel, jumlah siswa, dan linearitas sudah benar sebelum tanggal 15.

Baca Juga: Begini Cara Ajukan Pensiun Dini ASN Skema 45:20, Lengkap dengan Syaratnya

Setelah itu, lakukan sinkron terakhir dan hindari perubahan kecuali ada keterangan bermasalah yang jelas.

Sikap yang Tepat Saat Menunggu

Selama 15–20 Februari, guru disarankan bersikap tenang dan rasional.

Pantau Info GTK secukupnya, hindari panik membaca perubahan tampilan, dan tunggu hasil verval pusat.

Sikap ini membantu guru menghindari kesalahan teknis yang justru merugikan diri sendiri.***