POJOKSATU.id - Kementerian Agama memastikan bahwa PPG Daljab 2025 batch 1 akan dilaksanakan pada 1 Maret 2025.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag dalam video Podcast yang diunggah di kanal YouTube resmi Kemenag.
Dalam podcast tersebut, Abu Rokhmad menegaskan bahwa pelaksanaan PPG Daljab 2025 batch 1 akan berjalan tepat Waktu.
Dengan begitu maka untuk pelaksanaan batch berikutnya tidak akan mengalami kendala.
Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Selesai Daftar Ulang PPG Daljab Kemenag Angkatan Pertama?
"Tanggal 1 Maret 2025 PPG guru Madrasah guru Pendidikan Agama harus dimulai, apapun yang terjadi harus dimulai," ujar Abu Rokhmad dikutip dari kanal YouTube Kemenag RI, Jumat 14 Februari 2025.
Ia juga menambahkan jika pelaksanaan batch pertama tertunda maka batch selanjutnya juga akan ikut mundur.
Karean terdapat lima batch PPG Daljab 2025 yang harus diselesaikan secara berurutan.
"Karena kalau startnya ini mundur maka yang belakangan juga akan mundur karena ada batch 2,3, 4 dan 5," imbuhnya.
Lebih lanjut Kemenag menargetkan seluruh rangkaian PPG Daljab 2025 selesai pada bulan Desember.
Dengan demikian, maka di awal tahun 2026 peserta yang dinyatakan lulus bisa mendapatkan sertifikat pendidik (serdik) dan juga Tunjangan Profesi Guru (TPG).
"Termasuk yang batch 5 ini kami setting sedemikian rupa sehingga selesai pada bulan Desember," paparnya.
"Nah apa yang menarik kalau selesai pada bulan Desember begitu dia lulus, dia akan mendapatkan sertifikat pendidiknya,nah tahun tahun depan akan mendapatkan Tunjangan Profesi Guru TPG, sehingga dia juga akan segera merasakan manfaat langsung," imbuhnya.
Lantas kapan TPG bagi lulusan PPG Daljab 2025 akan dicairkan dan apakah ada anggarannya.
Baca Juga: Khusus untuk PPG Daljab, Kemenag Persiapkan Laman Khusus, Berikut Linknya
Kapan Pencairan TPG Bagi Lulusan PPG Daljab 2025?
Saat ditanya terkait dengan Waktu pencairan TPG bagi PPG Daljab 2025, Abu Rokhmad menegaskan bahwa Kemenag berkomitmen untuk memastikan anggatan tunjangan tersebut tersedia.
Hal ini sesuai dengan janji presiden Prabowo yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia.
"Yang lulus batch pertama dinyatakan lulus menerima sertifikat kemudian akan menerima tunjangan itu di bulan Januari, duitnya ada Prof?" tanya Mr Rush, Host Podcast Kemenag.
"InsyaAllah karena ini komitmen presiden," jawab Abu Rokhmad.
Komitmen Kemenag dalam Sertifikasi Guru
Sebelumnya Menag, Nasaruddin Umar juga sudah menjelaskan bahwa Kemenag akan menyelesaikan sertifikasi guru melalui PPG Dalam Jabatan hingga tahun 2026.
Saat ini terdapat 620.716 guru binaan Kementerian Agama yang belum mengikuti PPG.
PPG menjadi program prioritas Kemenag, sehingga diperlukan Langkah akselerasi.
Dengan adanya percepatan PPG Dalam Jabatan, maka diharapan pada tahun 2026 seluruh guru di Bawah binaan Pemenang telah memiliki serdik.
Hal ini akan meningkatkan kualitas tenaga pendidik serta kesejahteraan mereka melalui pencairan TPG yang lebih cepat dan juga terukur.
Dan kabar baiknya pada tahun 2025 ada kenaikan besaran TPG dari sebelumnya Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta.
Serta nantinya TPG akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru.
***



