POJOKSATU.id - Pemkot Bandung resmi melantik 21 PPPK tenaga teknis atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja hasil optimalisasi formasi 2022.

21 PPPK tenaga teknis tersebut berada di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

"Pemkot Bandung membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas agar bisa membantu roda pemerintahan," kata Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna dalam pelantikan, Kamis 1 Februari 2024.

Baca Juga: Perbandingan Tabel Gaji PPPK 2024 dan PNS 2024 Usai Terbit Perpres Nomor 11 Tahun 2024, PNS Semua Golongan Nggak Usah Cemburu lah

Ia mengatakan, PPPK memiliki kompetensi langsung pada bidang keahilan untuk memberikan optimalisasi pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Seperti daya dukung pelayanan uji kendaraan ditempatkan di Dishub. Ada beberapa keahlian pengelolaan IT di Diskominfo."

"Itu bisa menunjang akselerasi layanan SPBE dan Smart City yang optimal. Ini tentunya bisa memberikan kontribusi yang maksimal," bebernya.

Baca Juga: BISA 7 JUTA LEBIH, Tabel Gaji PPPK 2024 Berdasarkan Golongan dan MKG Terbaru dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024

Ema berharap, hadirnya PPPK mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan target 'zero complain'.

Apalagi permasalahan di Kota Bandung makin meningkat seiring lonjakan penduduk.

"Kita harap Kota Bandung ini zero complain, kuncinya kesigapan ASN yang hadir harus profesional," tegasnya.

Baca Juga: UPDATE NIP PPPK 2023 RESMI DARI BKN, Cuma Daerah Ini Seluruh PPPK Guru Sudah Dapat NI PPPK, Cek Daerah Anda Pakai Link Resmi Ini

Salah seorang PPPK yang dilantik, Rahmat Pratama Putra, mengucapkan syukur resmi berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Saat ini ia menjadi Ahli Pertama Teknik Pengairan DSDABM Kota Bandung.

"Nanti pekerjaannya meliputi pendayagunaan air seperti membuat kolam imbuhan dan sebagainya," ungkap Rahmat.

Sebelum dilantik menjadi PPPK, ia telah bekerja di DPKP Kota Bandung selama dua tahun.

"Sebelumnya jadi tenaga Fasilitator Teknik di Kementerian PUPR," ungkapnya.

"Alhamdulilah, harapannya saya salah satu ASN yang bisa banyak berkontribusi pada masyarakat," tutur Rahmat.

Baca Juga: RESMI DARI BKN, Update Progres Penetapan NIP ASN 2023 per 29 Januari 2024: CPNS, PPPK Guru, PPPK Nakes dan PPPK Teknis Seluruh Indonesia

Di tempat yang sama, Ahli Pertama Pranata Komputer Diskominfo Kota Bandung, Asmunanda Imam, merasa bahagia atas capaian yang saat ini diraih menjadi ASN PPPK.

"Sebelumnya saya tenaga ahli di Disdik (Dinas Pendidikan). Saat ini saya menjadi ASN, alhamdulillah bahagia menjadi bagian di Pemkot Bandung," ucapnya.***