POJOKSATU.id - Sebagai bentuk pemahaman materi, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu dapat menyusun contoh Aksi Nyata Modul 1 Prinsip Understanding by Design berikut ini.
Untuk melihat pilihan Aksi Nyata, peserta PPG Guru Tertentu tahun 2024 dapat klik 'Lihat Pilihan Aksi Nyata' pada topik pembelajaran yang telah dipilih, kemudian klik ‘Baca Rincian’ untuk melihat rincian dari Aksi Nyata tersebut.
Tujuan dari proses ini adalah membantu Anda menemukan dan mempersiapkan Aksi Nyata yang relevan dengan tujuan pelatihan Anda sehingga memudahkan Anda untuk mengirimkan Aksi Nyata tersebut setelahnya.
Baca Juga: Cara Membuat Surat Lamaran dan Surat Pernyataan Syarat Pendaftaran CPNS Kemenag 2024
Dalam contoh ini, peserta PPG Guru Tertentu memilih untuk menerapkan Prinsip Understanding by Design pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 3. Berikut paparannya:
"Aksi Nyata Modul 1 Prinsip Understanding by Design pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 3"
Ide Penting yang telah Saya Pelajari dari Modul Understanding by Design (UbD)?
- UbD tersusun dari tahapan akhir ke tahapan awal (backward design)
- UbD memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa
- Tujuan pembelajaran harus jelas dan penilaian harus otentik
Langkah-Langkah Perencanaan Kegiatan Pembelajaran dengan Prinsip UbD
Understanding by Design (UbD) adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada tujuan pembelajaran dengan desain mundur (backward design) yaitu perencanaan dari tahapan akhir ke tahapan awal.
- Mengidentifikasi tujuan akhir yang ingin dicapai
- Merumuskan jenis penilaian untuk mengukur ketercapaian tujuan
- Merencanakan pengalaman belajar siswa beserta strategi dan metodenya
Perencanaan Pembelajaran dengan Prinsip UbD: Bab 2 Aku Patuh Aturan
A. Menentukan tujuan yang ingin dicapai:
Memetakan Topik Materi
- Aturan
- Hak dan Kewajiban
Membuat Tujuan Sedang belajar
- Siswa dapat mengidentifikasi aturan di rumah dan di sekolah melalui contoh gambar.
- Siswa dapat membuat aturan berdasarkan kesepakatan kelas.
- Siswa dapat membedakan hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah melalui contoh gambar peristiwa.
- Siswa dapat melaksanakan hak dan kewajiban di rumah dan di sekolah.
- Siswa dapat membuat gambar poster tentang hak dan kewajiban.
Membuat Pertanyaan Pemantik
- Apa sajakah aturan yang ada di sekolahmu?
- Apakah di rumahmu juga ada aturan? Aturan di rumah dan di sekolah sama atau tidak?
- Tahukah kamu apa arti aturan?
- Manakah dari contoh gambar peristiwa tersebut yang merupakan hak atau kewajiban?
B. Merumuskan Jenis Penilaian untuk Mengukur Ketercapaian Tujuan
Kota 1
- Teknik Asesmen: Tes tertulis atau lisan
- Jenis Asesmen: Formatif dan Sumatif
- Instrumen: Ceklis atau Rubrik
Kota 2
- Teknik Asesmen: Penilaian performa melalui kegiatan membuat aturan kelas dengan desain sendiri berdasarkan kesepakatan bersama (hasil karya)
- Jenis Asesmen: Formatif
- Instrumen: Rubrik
Ikuti Informasi Terbaru di: [Aplikasi berita Pojok Satu]
Kota 3
- Teknik Asesmen: Tes tertulis atau lisan dan observasi
- Jenis Asesmen: Formatif dan Sumatif
- Instrumen: Ceklis atau Rubrik dan lembar pengamatan
Kota 4
- Teknik Asesmen: Observasi
- Jenis Asesmen: Formatif
- Instrumen: Lembar pengamatan dan catatan anekdotal
Kota 5
- Teknik Asesmen: Penilaian performa melalui proyek kegiatan membuat poster hak dan kewajiban serta melakukan presentasi hasil poster
- Jenis Asesmen: Formatif
- Instrumen: Rubrik
C. Merencanakan pengalaman belajar siswa beserta strategi dan metodenya
WHERE
- W-Where and What: Tujuan pembelajaran harus jelas dan beri siswa alasan untuk mempelajari konten.
- H - Hook and Hold: Memastikan tujuan berhubungan dengan materi dan identifikasi teknologi dalam pembelajaran untuk memfokuskan siswa.
- E - Equip, Experience and Explore: Membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai.
- R - Reflect, Rethink, Revise: Berikan umpan balik kepada siswa sehingga mereka dapat memikirkan kembali, berlatih, merevisi, dan menyempurnakan pekerjaan mereka.
- E - Evaluate: Memberikan kesempatan siswa untuk mengevaluasi pekerjaan mereka sendiri dan merefleksikan pembelajaran agar berguna untuk masa depan.
TO
- T - Tailored and Personalize The Work: Peserta didik memiliki latar belakang yang berbeda. Diberlakukan variasi dalam konten, namun tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian tetap sama.
- O - Organized for Optimal Effectiveness: Guru mengatur dan mengurutkan rencana pembelajaran untuk melibatkan siswa secara aktif.
Topik 1: Aturan
a. Pendekatan Pembelajaran: Pendekatan Saintifik 5M
b. Model Pembelajaran: Problem Based Learning
c. Metode: Diskusi kelompok dan tanya jawab
d. Tujuan Pembelajaran:
- Siswa dapat mengidentifikasi aturan di rumah dan di sekolah melalui contoh gambar.
- Siswa dapat membuat aturan berdasarkan kesepakatan kelas.
e. Fokus Topik: Aturan berdasarkan kesepakatan kelas
f. Pertemuan: 3 x tatap muka (6 JP)
Langkah Pembelajaran Topik 1
- Pembukaan: Guru mengajukan pertanyaan pemantik yang sudah disusun sebelumnya, seperti tahukah kamu apa itu aturan?
- Mengorientasikan siswa pada masalah tentang aturan sekolah dan di rumah.
- Membentuk kelompok 4-5 orang.
- Mengorganisasi siswa untuk berdiskusi dengan kelompok tentang aturan yang ada di sekolah darada di rumah.
- Siswa berdiskusi dalam kelompok tentang bagaimana aturan dibuat.
- Mengerjakan LKPD yamg menyajikan gambar tentang aturan yang ada di sekolah dan di rumah
- Merancang pembuatan aturan berdasarkan kesepakatan anggota dalam kelompok.
- Membuat hasil karya desain tentang aturan berdasarkan kesepakatan untuk dipajang di kelas
- Mempresentasikan hasil karya aturan di depan kelas dan melakukan tanya jawab.
- Menganalisis dan membandingkan hasil karya kelompok sendiri dengan kelompok yang lain.
- Mengevaluasi hasil pembelajaran dan melakukan refleksi.
Topik 2: Hak dan Kewajiban
a. Pendekatan Pembelajaran: Pendekatan Saintifik 5M Model
b. Pembelajaran: Project Based Learning
c. Metode: Diskusi kelompok dan tanya jawab
d. Tujuan Pembelajaran:
- Siswa dapat membedakan hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah melalui contoh gambar peristiwa.
- Siswa dapat melaksanakan hak dan kewajiban di rumah dan di sekolah.
- Siswa dapat membuat gambar poster tentang hak dan kewajiban.
e. Fokus Topik: Hak dan kewajiban
f. Pertemuan: 4 x tatap mukа (8 JP)
Langkah Pembelajaran Topik 2
- Pembukaan: Guru mengajukan pertanyaan pemantik yang sudah disusun sebelumnya, seperti manakah dari contoh gambar peristiwa tersebut yang merupakan hak atau kewajiban?
- Berdiskusi mengenai perbedaan hak dan kewajiban.
- Membentuk kelompok terdiri dari 4-5 orang.
- Mengerjakan LKPD mengenai hak dan kewajiban siswa di sekolah, rumah, lingkungan masyarakat, dan sebagai warga negara.
- Menyusun ide proyek membuat poster hak dan kewajiban.
- Menyusun rencana penyelesaian proyek untuk didiskusikan dengan guru.
- Menyediakan berbagai hal yang diperlukan dalam penyelesaian proyek poster hak dan kewajiban.
- Membuat poster hak dan kewajiban bersama kelompok.
- Guru memonitoring dan mengevaluasi perkembangan pengerjaan proyek serta member saran jika diperlukan.
- Mempresentasikan hasil poster di depan kelas.
- Mendapat saran dan masukan dari teman dan guru dalam tanya jawab presentasi.
- Mengevaluasi hasil poster tentang hak dan kewajiban serta pembelajaran yang telah dilakukan.
Media Pembelajaran yang Digunakan
LKPD: LKPD digunakan sebagai petunjuk untuk membantu siswa mengerjakan berbagai tugas karena berisi gambar mengenai contoh aturan serta hak dan kewajiban.
Poster: Poster dapat membantu siswa memahami hak dan kewajiban dengan terlibat langsung dalam pembuatan.
Video Pembelajaran: Video pembelajaran dapat memberikan pemahaman mendalam pada siswa karena terdapat penjelasan dan contoh peristiwa di dalamnya.
Kesimpulan
Prinsip Understanding by Design adalah sebuah kerangka yang digunakan untuk membantu guru dalam mendesain proses belajar-mengajar. Melalui UbD, guru dapat belajar mendesain pembelajaran yang fokus pada tujuan-tujuan esensial, menarik bagi siswa, dan mendorong proses belajar yang bermakna.
Tindak Lanjut
Saya mengajak rekan guru sejawat dan kepala sekolah untuk memberikan masukan dan saran agar rancangan pembelajaran ini lebih optimal.
Dokumentasi
Aksi Nyata kemudian diakhiri dengan melampirkan dokumen kegiatan menerapkan Prinsip Understanding by Design pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 3 untuk Modul 1 Understanding by Design.
Jika Anda sudah menentukan Aksi Nyata yang ingin dikerjakan, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari dan menyelesaikan materi pada suatu topik Pelatihan Mandiri yang relevan hingga selesai, termasuk ujian akhir atau Post Test. ***




