v
POJOKSATU.id, MEDAN-Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) terus berinovasi. Kali ini, kampus berbasis keislaman terbesar di Sumut ini resmi melakukan soft launching aplikasi Sistem Informasi Pelaporan (SIP)-Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
SIP-KIP Kuliah ini diresmikan, Selasa, 8 Juli 2025 sebagai langkah bagian dari strategi digitalisasi kampus, sekaligus menyelesaikan masalah pelaporan manual yang selama ini sering jadi kendala.
Rektor UINSU, Prof Nurhayati, menyebut aplikasi SIP-KIP Kuliah sebagai terobosan penting dalam mendukung sistem pelaporan dana beasiswa secara lebih cepat, transparan, akurat, dan akuntabel.
“Berangkat dari persoalan yang ada selama ini, kami berkomitmen menghadirkan SIP-KIP Kuliah. Ini akan mempermudah pelaporan dan mencegah kesalahan administratif,” tegas Rektor.
Lawan Sistem Manual, Jawab Temuan Audit BPK
Sosok Asriani, S.Ag yang menjabat sebagai Kepala Tata Usaha dan peserta PIM III, menjadi otak di balik hadirnya aplikasi SIP-KIP Kuliah ini.
Ia menjelaskan, aplikasi ini muncul dari kebutuhan nyata di lapangan, khususnya menjawab temuan audit BPK RI soal pelaporan manual dana KIP Kuliah yang kurang efektif dan rawan kesalahan.
“Selama ini banyak mahasiswa yang seharusnya dapat beasiswa malah putus, hanya karena masalah administratif. Kita tidak ingin itu terulang,” jelas Asriani.
Baca Juga: Usai Dinas PUPR Madina Digeledah KPK, Ini Daftar Proyek Jalan 2023 dan 2024 di Mandailing Natal
Dengan aplikasi SIP-KIP, pelaporan jadi real-time, terintegrasi, dan mudah dipantau. Hal ini juga mencegah mahasiswa kehilangan hak beasiswanya hanya karena status cuti akademik akibat keterlambatan pelaporan.
Dukung Good Governance dan Transformasi Digital Kampus
Tak sekadar digitalisasi teknis, aplikasi ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dan Asta Protas Kementerian Agama RI—khususnya dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Inovasi ini bukan sekadar teknologi, tapi bentuk komitmen UINSU dalam mendukung prinsip good governance di dunia pendidikan,” ujar Asriani.
Ia pun berterima kasih kepada Muhammad Ikhsan, Kepala PUSTIPADA UINSU, sebagai pengembang utama aplikasi ini bersama tim IT kampus yang disebutnya sangat solid dan total.
Aplikasi untuk Masa Depan Mahasiswa Lebih Terjamin
Dengan sistem ini, UINSU berharap tidak ada lagi mahasiswa yang kehilangan hak beasiswa hanya karena sistem pelaporan yang lambat atau rumit. Semua jadi terukur, terdata, dan terdokumentasi secara digital.
Rektor UINSU pun mengajak seluruh civitas akademika ikut berkontribusi menyukseskan penggunaan SIP-KIP Kuliah.
“Ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal masa depan anak bangsa. Mari kita dukung bersama agar generasi muda Indonesia makin cerdas, berdaya saing, dan berintegritas,” tutup Prof. Nurhayati.
Klik, follow & subscribe website & medsos kami untuk mendapatkan informasi terbaru;
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Fanpage Edugov ***



