POJOKSATU.id - Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2025 dipastikan digelar secara daring penuh atau full online.

Dengan skema ini, guru yang terdaftar sebagai peserta tidak wajib datang ke madrasah atau lokasi tertentu untuk mengikuti asesmen.

AKGTK 2025 bahkan bisa diikuti dari mana saja, mulai dari rumah, kampung halaman, hingga lokasi lain selama memenuhi ketentuan teknis.

Baca Juga: Pemekaran Bogor Barat Masuk Tahap Teknis, Pemkab Fokus Siapkan Lahan dan Infrastruktur

Namun di balik fleksibilitas tersebut, guru tetap diwajibkan menyiapkan perangkat dan koneksi yang memadai, karena pelaksanaan bersifat mandiri tanpa pendampingan langsung dari admin daerah.

Informasi ini menjadi perhatian penting, terutama bagi guru yang berencana mengikuti AKGTK di luar sekolah atau saat berada di luar daerah.

AKGTK 2025 Daring Penuh, Ini Artinya bagi Guru

Dengan sistem full online, tanggung jawab teknis sepenuhnya berada pada peserta.

Baca Juga: Pembaruan SIMPKB Dibuka hingga 31 Desember 2025, Lulusan PPG 2024 Jangan Tunda Cek Data Ini

Tidak ada ruang ujian khusus yang disiapkan, dan tidak ada admin kabupaten atau provinsi yang terlibat langsung saat asesmen berlangsung.

Artinya, kelancaran AKGTK 2025 sangat bergantung pada:

1. Kesiapan guru

2. Perangkat yang digunakan

3. Stabilitas jaringan internet

Skema ini memberi keleluasaan, tetapi sekaligus menuntut kedisiplinan dan persiapan yang matang.

Jadwal dan Akses Peserta AKGTK 2025

Berdasarkan ketentuan teknis, peserta AKGTK dapat:

1. Melihat panggilan dan informasi AKGTK melalui akun GTK (SIMPATIKA) mulai 19 Desember 2025

2. Mengikuti pelaksanaan AKGTK sesuai jadwal resmi pada 22–23 Desember 2025

Baca Juga: Bocoran Tanggal Pencairan Tambahan TPG 100 Persen dalam THR dan Gaji ke 13 Tahun 2025

3. Menyesuaikan jadwal sesuai undangan masing-masing mata pelajaran

Guru yang telah dipanggil wajib mengikuti AKGTK sesuai jadwal, karena tidak tersedia pelaksanaan susulan.

Bisa Ikut dari Mana Saja, Tapi Tidak Bebas Tanpa Aturan

Meski dapat diikuti dari mana saja, AKGTK 2025 bukan asesmen yang bisa dilakukan sembarangan.

Baca Juga: Urus Dokumen Kependudukan Kini Lebih Mudah, Pemkab Bogor Sediakan Mesin ADM di 31 Titik

Ada sejumlah ketentuan teknis yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta.

Beberapa ketentuan penting tersebut antara lain:

1. Pelaksanaan dapat dilakukan di madrasah atau di rumah

2. Wajib menggunakan laptop, bukan handphone

3. Dilarang menggunakan HP sebagai perangkat utama

4. Jaringan internet minimal 10 Mbps dan stabil

Ketentuan ini harus dipenuhi agar asesmen berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Perangkat Jadi Penentu Kelancaran AKGTK

Dalam pelaksanaan AKGTK 2025, perangkat menjadi faktor krusial.

Gangguan teknis bukan hanya menghambat kenyamanan, tetapi juga bisa berdampak pada hasil asesmen.

Baca Juga: Kejar Target Layanan Gizi, Rekrutmen PPPK–CPNS 2026 Dikebut

Guru disarankan memastikan:

1. Laptop dalam kondisi baik

2. Baterai mencukupi atau terhubung dengan sumber listrik

3. Browser dan sistem siap digunakan

Baca Juga: Pembaruan Data SIMPKB Resmi Dibuka, Lulusan PPG G1–G2 2024 Wajib Cek Nama Ibu Kandung Agar NRG Lancar

4. Tidak menggunakan perangkat bersama

Karena pelaksanaan bersifat individu, setiap kendala menjadi tanggung jawab peserta.

Tidak Ada Susulan, Guru Diminta Disiplin Jadwal

Salah satu poin penting yang perlu dicermati adalah tidak adanya asesmen susulan AKGTK 2025.

Pelaksanaan hanya dilakukan sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan.

Jika guru:

1. Terlambat login

2. Gagal mengikuti karena kendala perangkat

3. Tidak siap jaringan

maka kesempatan mengikuti AKGTK bisa terlewat. Oleh karena itu, persiapan jauh hari sangat dianjurkan.

Admin Daerah Tidak Terlibat Langsung

Dalam AKGTK 2025, admin provinsi dan kabupaten tidak terlibat langsung dalam proses pelaksanaan.

Baca Juga: Pembaruan Data SIMPKB Resmi Dibuka, Lulusan PPG G1–G2 2024 Wajib Cek Nama Ibu Kandung Agar NRG Lancar

Hal ini menegaskan bahwa asesmen benar-benar mengandalkan kesiapan guru, aplikasi, dan perangkat masing-masing.

Dengan skema ini, guru tidak bisa sepenuhnya bergantung pada bantuan teknis dari pihak lain saat asesmen berlangsung.

Jenjang yang Tidak Mengikuti AKGTK

Perlu dicatat, AKGTK 2025 tidak dilaksanakan untuk jenjang RA. Guru pada jenjang tersebut tidak termasuk dalam peserta asesmen tahun ini.

Baca Juga: Defisit APBN Tembus Rp560 Triliun hingga November 2025, Menkeu Ungkap Kondisi Sebenarnya

Bagi jenjang lain yang terdaftar, keikutsertaan bersifat wajib sesuai pemanggilan resmi.

Saran Penting agar AKGTK 2025 Berjalan Lancar

Agar tidak mengalami kendala saat pelaksanaan, guru disarankan melakukan langkah berikut:

1. Cek akun SIMPATIKA lebih awal

Pastikan jadwal dan undangan sudah diketahui sejak awal.

2. Siapkan laptop dan jaringan cadangan

Jika memungkinkan, siapkan alternatif koneksi internet.

3. Pilih lokasi yang tenang dan stabil sinyal

Hindari tempat dengan gangguan listrik atau jaringan.

4. Login lebih awal sebelum jadwal dimulai

Mengurangi risiko keterlambatan atau masalah teknis.

Fleksibel, Tapi Tanggung Jawab Penuh di Guru

Pelaksanaan AKGTK 2025 secara full online memberi fleksibilitas besar bagi guru untuk mengikuti asesmen dari mana saja.

Namun di balik kemudahan itu, tanggung jawab teknis sepenuhnya berada pada peserta.

Menyiapkan perangkat, jaringan stabil, serta memahami aturan menjadi kunci agar AKGTK berjalan lancar tanpa kendala.

Fleksibel boleh, tetapi persiapan tidak boleh diabaikan.***