POJOKSATU.id - Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membeberkan jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang berada di bawah naungan kementerian tersebut.
Berdasarkan data terbaru, terdapat total 2.937 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut terdiri dari perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) dengan berbagai bentuk lembaga pendidikan, seperti universitas, institut, politeknik, hingga akademi komunitas.
Baca Juga: VIRAL Bahlil Sentil Orang Kaya Pakai BBM Subsidi Sebut Malu Dong Ambil Hak Rakyat!
Jika dirinci lebih lanjut, jumlah PTS ternyata jauh lebih banyak dibandingkan PTN.
Tercatat ada 2.812 perguruan tinggi swasta, sementara perguruan tinggi negeri berjumlah 125 kampus.
Rincian Perguruan Tinggi di Bawah Kemdiktisaintek
Dari total 2.937 perguruan tinggi tersebut, berikut sebaran berdasarkan jenisnya.
Baca Juga: Bahlil Bongkar Rahasia! Indonesia Ternyata Impor 1 Juta Barel Minyak per Hari
PTN:
- Universitas: 63 perguruan tinggi
- Institut: 13 perguruan tinggi
- Akademi komunitas: 5 perguruan tinggi
Baca Juga: Tamparan Mojtaba
- Politeknik: 44 perguruan tinggi
Total PTN: 125 perguruan tinggi.
PTS:
- Universitas: 807 perguruan tinggi
- Institut: 242 perguruan tinggi
- Sekolah tinggi: 988 perguruan tinggi
- Akademi: 515 perguruan tinggi
- Akademi komunitas: 28 perguruan tinggi
- Politeknik: 232 perguruan tinggi
Total PTS: 2.812 perguruan tinggi.
Baca Juga: KABAR BAIK! Bahlil Pastikan Harga BBM Tak Naik Sampai Lebaran 2026
119 PTN Bisa Dipilih di SNBT 2026
Dari 125 PTN yang berada di bawah Kemdiktisaintek, sebanyak 119 perguruan tinggi dapat dipilih oleh calon mahasiswa pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari universitas, institut, dan politeknik.
Berdasarkan data dari portal Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), terdapat 75 perguruan tinggi akademik dan 44 perguruan tinggi vokasi yang dapat menjadi pilihan dalam jalur SNBT.
Baca Juga: Heboh Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Bahlil Akhirnya Buka Suara: Jangan Dipelintir!
Menariknya, pilihan kampus di SNBT tidak hanya terbatas pada perguruan tinggi di bawah Kemdiktisaintek.
Dalam SNBT 2026 juga terdapat 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Agama.
Cara Melihat Daya Tampung SNBT 2026
Calon mahasiswa dapat mengecek daftar kampus serta daya tampung program studi melalui laman resmi SNPMB.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Kunjungi laman SNPMB 2026 di https://snpmb.id/.
2. Klik ikon garis tiga biru di bagian kiri layar.
Baca Juga: Harapan dan Doa Mantan Menag Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo!
3. Pilih menu "UTBK SNBT", lalu klik "Daya Tampung SNBT".
4. Pilih jenis perguruan tinggi yang ingin dicari, seperti PTN akademik, PTN vokasi, atau PTKIN.
5. Setelah menemukan kampus tujuan, klik "Lihat Prodi".
6. Informasi yang akan muncul meliputi nama program studi, jenjang pendidikan, daya tampung 2026, jumlah peminat 2025, serta kebutuhan portofolio.
7. Pelajari dengan cermat program studi yang ingin dipilih.
Baca Juga: Harapan dan Doa Mantan Menag Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo!
Syarat Daftar SNBT 2026
Calon peserta yang ingin mengikuti UTBK-SNBT 2026 harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:
1. Memiliki akun SNPMB siswa.
2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
3. Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat kelas terakhir tahun 2026 atau peserta didik Paket C tahun 2026.
Baca Juga: Melalui Metode MOOC, 42 Ribu ASN Kemenag Siap Ikuti Pelatihan Antikorupsi!
4. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024 dan 2025.
5. Siswa yang belum memiliki ijazah wajib membawa surat keterangan sebagai siswa kelas terakhir yang dilengkapi pas foto terbaru, stempel sekolah, dan tanda tangan kepala sekolah.
6. Lulusan SMA dari luar negeri wajib memiliki ijazah yang telah disetarakan.
7. Peserta yang memilih program studi seni atau olahraga wajib mengunggah portofolio sesuai bidang yang dipilih.
8. Memiliki kondisi kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu proses studi.
Baca Juga: Gandeng KPK, Kemenag Targetkan Penguatan Integritas 354 Ribu Pegawai!
9. Peserta tunanetra wajib mengunggah surat pernyataan tunanetra.
10. Membayar biaya UTBK.
Adapun portofolio diperlukan untuk sejumlah bidang seni dan olahraga, seperti seni rupa, desain dan kriya, seni tari, seni musik, teater, fotografi, film televisi, hingga seni pedalangan.
Jadwal UTBK SNBT 2026
Berikut jadwal pelaksanaan UTBK-SNBT 2026:
- Registrasi akun siswa: 12 Januari – 7 April 2026
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
- Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026
- Masa unduh sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026
Informasi mengenai jumlah perguruan tinggi dan jadwal SNBT ini menjadi bekal penting bagi calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini. ***




