POJOKSATU.ID - Sebanyak 9.176 guru keagamaan dan guru honorer madrasah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an, dan Forum Pondok Pesantren di Kota Bandung pada November ini akan menerima insentif dari Pemerintah Kota Bandung.

Total anggaran hibah yang dialokasikan mencapai Rp38 miliar. Pencairan ini telah ditetapkan melalui penandatanganan MoU antara Pemkot Bandung dan Kemenag Kota Bandung.

"Harapannya, jumlah penerima insentif bagi guru keagamaan akan terus ditingkatkan ke depannya sebagai bentuk komitmen Pemkot Bandung terhadap pendidikan agama," tutur Kepala Bagian Kesra Kota Bandung, Nasrulloh Jamaluddin.

Baca Juga: Musim Hujan Akibatkan Suplai Menurun, Mendag: Tapi Harga Masih Stabil

Nasrulloh mengungkapkan, Pemerintah Kota Bandung akan terus hadir mendukung, memfasilitasi, dan memperkuat program-program pendidikan keagamaan. Hal itu sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang berakhlak, unggul, dan berdaya saing.

"Guru madrasah adalah pilar peradaban. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan keteladanan," ungkapnya.

Sementara itu, Pemimpin Pondok Pesantren Daaruttaubah, KH Ahmad Haidar menyatakan, seminar ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik madrasah.

Baca Juga: Stabil, Inflasi Kota Bandung: Pemkot Pacu Ekonomi Sirkular di Forum SP2KP

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja para pengajar, membangun anak bangsa, serta mencerdaskan generasi khususnya di Kota Bandung dan Jawa Barat," ujarnya. ***