POJOKSATU.ID - Sebuah survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menginginkan adanya pergantian pimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional atau BGN.
Hasil jajak pendapat yang digelar oleh jaringan media besar mencatat angka ketidakpuasan yang menyentuh lebih dari delapan puluh persen responden.
Angka yang sangat tinggi ini mencerminkan keresahan mendalam atas cara lembaga tersebut mengelola program makan bergizi gratis.
Masyarakat menilai bahwa posisi Dadan Hindayana sebagai kepala lembaga perlu segera ditinjau kembali atau diganti.
Baca Juga: TPG 2026 Cair untuk Guru Non ASN Meski Status Info GTK Menunggu SKTP Terbit atau Masih Biru!
Sentimen ini tidak muncul tiba-tiba, melainkan dipicu oleh berbagai masalah serius seperti kasus keracunan makanan di daerah.
Ketidakterbukaan dalam pengelolaan anggaran negara yang bernilai fantastis juga memperburuk citra institusi di mata publik.
Temuan mengenai lemahnya sistem pengawasan dari pihak berwenang semakin menguatkan alasan perlunya perubahan kepemimpinan.
Dengan melibatkan puluhan ribu akun media sosial, hasil polling ini dianggap sebagai representasi nyata dari aspirasi rakyat.
Baca Juga: Alasan Mengapa Tunjangan Anda Belum Masuk Rekening, Pahami Alur Distribusi TPG Nih!
Momentum ini terasa semakin krusial karena bertepatan dengan menguatnya kabar mengenai penataan ulang jajaran kabinet.
Rakyat kini menunggu tindakan tegas dari Presiden untuk mengevaluasi kinerja pejabat yang dianggap bermasalah tersebut.
Tuntutan ini bertujuan agar dana besar yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat tanpa adanya kebocoran atau kelalaian.
Keinginan publik untuk mencopot jabatan tersebut menjadi pesan terbuka bahwa transparansi dan keselamatan warga adalah prioritas utama.
Namun kembali pada hak prerogratif presiden dalam hal wewenang tersebut.***




