POJOKSATU.id — Dalam satuan Pramuka Penggalang, berbagai jenis upacara dengan tujuan dan tata cara yang berbeda.
Namun secara umum, upacara bagi pramuka melatih disiplin, patuh, tanggung jawab, kesadaran nasional, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan penataran dan pengaturan sesuai prinsip metodik pendidikan kepramukaan.
1. Upacara Pembukaan Latihan
Upacara ini diawali dengan pemeriksaan kebersihan dan kerapihan anggota oleh Pratama.
Lalu penyiapan perlengkapan oleh regu petugas, hingga pengibaran Sang Merah Putih dan pembacaan Pancasila serta Dasa Darma.
Pembina Upacara memberi kata pengantar dan memimpin doa sebelum menyerahkan pasukan kembali kepada Pratama untuk memulai latihan.
Baca Juga: Pemprov Riau Buka Beasiswa Lanjutan 2025, Cek Syarat dan Jadwal Lengkapnya
2. Upacara Penutupan Latihan
Pasukan dikumpulkan untuk formasi angkare, kemudian pembina memimpin penghormatan dan doa, disusul pengumuman regu petugas latihan berikutnya.
Pratama memimpin penghormatan sebelum membubarkan barisan, sementara pembina mengucapkan terima kasih kepada para pembantu.
3. Upacara Pelantikan Calon Penggalang
Calon Penggalang Ramu dibawa ke hadapan Pembina, menjalani tanya jawab syarat kecakapan, berdoa, dan mengucapkan janji Trisatya sambil memegang ujung Sang Merah Putih di dada kiri.
Setelah penyematan tanda dan nasehat pembina, pasukan memberikan penghormatan dan ucapan selamat, lalu kembali ke kegiatan latihan.
4. Upacara Kenaikan Tingkat
Dilakukan serangkai dengan Upacara Pembukaan Latihan. Penggalang yang naik tingkat mengikuti tanya jawab tentang kecakapan yang telah diselesaikan.
Kemudian mengulang janji Trisatya, dan menerima tanda kecakapan baru dengan nasihat pembina.
Pasukan memberi penghormatan dan ucapan selamat sebelum kembali ke tempat masing-masing.
5. Upacara Pemberian Tanda Kecakapan Khusus
Dilaksanakan bagi penggalang yang telah memenuhi syarat kecakapan khusus.
Setelah tanya jawab dan penyematan tanda, pasukan memberi penghormatan dan ucapan selamat.
Pembina menyerahkan pasukan kembali kepada Pratama untuk melanjutkan latihan.
Baca Juga: Anak MAN Kelas 11 Wajib Tahu! Simak Panduan Shalat Jenazah agar Tidak Salah Tata Cara
6. Upacara Pindah ke Golongan Penegak
Bagi penggalang berusia 16 tahun, dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Pembukaan Latihan Penggalang dan Penegak.
Penggalang yang pindah digiring ke Ambalan Penegak dengan serah terima anggota antara pembina, diikuti penyesuaian adat ambalan.***
Kirim komentar Anda dan baca artikel Pojoksatu.id lainnya tanpa iklan melalui aplikasi kami di bawah ini:




