Selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2025, ribuan mahasiswa baru itu tak hanya diperkenalkan pada seluk-beluk kampus, tetapi juga mulai diajak menanamkan nilai-nilai dasar yang akan membentuk karakter mereka selama menempuh pendidikan di Unri.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, SE., M.Si.
Dalam sambutannya, ia menekankan PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan, melainkan momen penting dalam perjalanan akademik mahasiswa.
"PKKMB adalah kesempatan pertama bagi mahasiswa baru untuk memahami budaya akademik, etika keilmuan, semangat kebangsaan, serta toleransi dan keberagaman yang menjadi ciri khas Universitas Riau," ujar Prof. Sri.
Lebih dari itu, Prof. Sri juga memperkenalkan nilai-nilai budaya ASRI — singkatan dari Amanah, Santun, Responsif, dan Inovatif — sebagai fondasi yang akan membentuk karakter seluruh civitas akademika Unri.
Menurutnya, menjadi mahasiswa berarti siap membentuk diri menjadi pribadi yang tangguh, membangun jejaring yang kuat, dan terus mengasah potensi demi masa depan yang lebih cerah.
Sementara itu, Prof. Dr. Hermandra, MA., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus Ketua Panitia PKKMB 2025, menyampaikan kegiatan tahun ini mengangkat tema “Intelektual Muda Berprestasi, Berjiwa Entrepreneur, dan Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut, menurutnya, dipilih bukan tanpa alasan.
Generasi muda saat ini memegang peran penting dalam membawa Indonesia menuju cita-cita besar tahun 2045.
Oleh karena itu, PKKMB dirancang bukan hanya untuk mengenalkan kampus, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan dan jiwa inovatif sejak awal.
Lebih lanjut, Prof. Hermandra menjelaskan PKKMB juga menjadi wadah untuk memperkenalkan sistem akademik perguruan tinggi kepada mahasiswa baru, termasuk aturan perkuliahan, serta hak dan kewajiban mereka sebagai bagian dari komunitas kampus.
“Di sisi lain, PKKMB juga bertujuan mempererat relasi antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan saling mendukung,” imbuhnya.
Baca Juga: Warga Jeru Siap Go Digital? Mahasiswa UB Hadirkan Website, Video Profil, dan Katalog UMKM
Tahun ini, rangkaian kegiatan PKKMB dibagi dalam tiga tahapan.
Hari pertama dilaksanakan di tingkat universitas, di mana mahasiswa dikenalkan pada struktur dan budaya kampus secara umum.
Keesokan harinya, kegiatan berlanjut di masing-masing fakultas.
Di hari ketiga, mahasiswa mengikuti sesi pagi di fakultas, kemudian kembali berkumpul di tingkat universitas pada sore harinya untuk mengikuti acara penutupan.
Meski digelar dalam waktu yang relatif singkat, suasana akrab dan penuh energi yang tercipta selama PKKMB diyakini akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru.
Mereka tidak hanya diajak mengenal lingkungan barunya, tapi juga disadarkan akan tanggung jawab besar sebagai generasi pembawa perubahan.



