POJOKSATU.ID - Kemendikbud melalui Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen terus mempercepat transformasi digital pendidikan.
Dilansir dari akun @kemendikdasmen pada Jum'at 24 oktober 2025, ada 64.072 papan interaktif digital telah diterima sekolah di seluruh Indonesia per 22 Oktober 2025.
Dari jumlah itu, 54.578 unit telah terpasang dan digunakan aktif oleh guru dan siswa.
Baca Juga: Mudah dan Praktis! Begini Cara Mengurus Visa ke Luar Negeri Tanpa Ribet
Langkah Nyata Transformasi Digital
Program ini menjadi bagian untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan modern.
“Digitalisasi pembelajaran mencakup perangkat, konten interaktif, serta pendampingan bagi guru agar tercipta pembelajaran yang kreatif,” ujar Dirjen PAUD
Manfaat untuk Guru dan Siswa
Baca Juga: Giliran Teman Dekat Briptu Rizka Sintiyani Tolak Jadi Tersangka yang Ikut Habisi Brigadir Esco
Dengan IFP, guru dapat menampilkan materi pelajaran secara visual dan menarik.
sementara siswa bisa berpartisipasi aktif lewat diskusi digital dan kuis interaktif.
Beberapa manfaat utama IFP di antaranya:
- Memperluas akses belajar berbasis teknologi.
- Mendukung kolaborasi lintas kelas dan daerah.
- Meningkatkan efisiensi pembelajaran di kelas.
- Membuka ruang inovasi bagi guru dan siswa.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Latih Warga Binong Hadapi Ancaman Kebakaran
Pelatihan dan Konten Digital
Selain menyediakan perangkat, Kemendikdasmen turut menyiapkan pelatihan dan konten digital agar IFP benar-benar terintegrasi dalam proses belajar mengajar.
“Program ini menghadirkan perangkat, konten, dan pendampingan guru dalam satu paket integratif,” jelas Gogot Suharwoto pada unggahan akun tersebut.***




