POJOKSATU.id - Di era digital kini, pemilihan jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki dampak penting dalam membentuk jalan karier masa depan para siswa. Siswa harus benar-benar matang memikirkan jurusan yang dipilihnya, demi membangun masa depan. Salah satu pilihan jurusan yang menarik dan relevan dalam dunia kerja saat ini adalah broadcasting.

Lulusan broadcasting memiliki banyak kelebihan dan prospek kerja yang bagus. Berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh jurusan Broadcasting di SMK, tidak hanya membuka pintu ke dunia media yang dinamis, namun juga membekali siswa dengan keterampilan teknis dan kreatif yang sangat dibutuhkan di pasar kerja kontemporer.

Kemajuan yang pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi, ditambah dengan peningkatan kehadiran media massa seperti portal online, media elektronik, podcast, radio streaming dan televisi swasta, termasuk kebangkitan industri film Indonesia baik di tingkat lokal maupun nasional, membuat permintaan untuk tenaga profesional di bidang broadcasting semakin meningkat.

Baca Juga: Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas, Ganjar Ajak SMK Gencarkan Pembelajaran Teaching Factory

Maraknya media-media itu juga masih ditambah dengan tumbuhnya Production House yang aktif dalam pembuatan program televisi dan film. Kehadirannya turut menciptakan prospek luas bagi penyerapan tenaga kerja lulusan program broadcasting.

Secara umum, broadcasting atau penyiaran sebenarnya profesi yang mempelajari teori dan praktik penyiaran program melalui media massa, yaitu televisi dan radio. Selain itu, media baru yang saat ini berkembang melalui internet, juga menjadi bagian penting dari materi pembelajaran broadcasting.

Dikutip dari instagram Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Jurusan Kemendikbud @diktivokasi, ada beberapa alasan yang perlu diketahui jika memilih jurusan broadcasting.

Alasan jurusan broadcasting, menurut akun @diktivokasi menjadi banyak pilihan karena:

  1. Lapangan kerja di industri TV dan radio masih menjanjikan sebagai sumber pendapatan bagi setiap karyawan dan profesi di bidang tersebut.
  2. Peluang kerja lulusan broadcasting lebih luas dan tidak terbatas pada TV dan radio karena media baru berkembang pesat melalui internet saat ini.
  3. Banyaknya konten “sampah” yang berserakan menjadi tantangan bagi lulusan penyiaran bagaimana memanfaatkan ilmu dari program profesi penyiaran untuk membuat konten yang positif dan berkualitas.

Baca Juga: Taufan Pawe Harap Dunia Penyiaran Makin Edukatif

Biasanya, Standar Kompetensi Keahlian Boradcasting Pertelevisian yang dipelajari di SMK yaitu:

  • Menjelaskan Dasar-dasar Teknologi Televisi
  • Menulis Naskah Drama
  • Membuat Desain Produksi
  • Melakukan Hunting Lokasi
  • Melakukan Proses Casting
  • Memilih Crew Produksi
  • Melaksanakan Tata Artistik
  • Menerapkan Scenic Art untuk Screen
  • Menggunakan Peralatan Tata Cahaya
  • Menggunakan Peralatan Audio
  • Mengoperasikan Kamera Foto
  • Mengoperasikan Kamera Video
  • Merancang Kordinasi Produksi Program/Acara TV
  • Melakukan Penyutradaraan pada produksi program/Acara TV
  • Memahami Proses Produksi
  • Mengoperasikan Mesin Editing
  • Menganalisis focus

Lulusan broadcasting sebenarnya memiliki banyak kemungkinan karier yang dapat dipilih sesuai dengan keahlian dan minatmu. Berikut lima pilihan karier yang bisa dijajagi setelah kamu lulus dari jurusan broadcasting:

1. Sutradara
Kamu bisa menyutradarai film dari naskah yang telah dibuat. Pahami tugas sutradara, yaitu memberikan sebuah pengarahan kepada pemain atau pengisi acara, dan teknis oprasional. Jangan lupa ya, seorang sutradara harus memiliki pengetahuan yang baik setiap aspek produksi film atau teater. Mereka juga harus memiliki keterampilan komunikasi dan kepemimpinan yang kuat, karena mereka perlu bekerja dengan banyak orang dengan berbagai peran dalam produksi.

Sebelum siswa dapat mulai mempelajari keterampilan sutradara secara khusus, mereka biasanya perlu memahami dasar-dasar pembuatan film dan media. Ini dapat mencakup sejarah film, teori media, dan pemahaman tentang berbagai genre dan gaya. Jurusan broadcasting mendukung untuk pembelajaran ini.

Baca Juga: Ajak Kaum Milenial Jadi Sutradara Andal, Srikandi Ganjar Jabodetabek Gelar Workshop Alur dan Pembuatan Film

2. News Anchor
Lulusan penyiaran ini juga bisa menjadi penyiar radio untuk pembaca berita di televisi. Seorang news anchor atau penyiar berita, memegang peran penting dalam penyampaian berita dan informasi kepada masyarakat. Mereka biasanya bekerja untuk stasiun televisi atau radio, dan mungkin juga terlibat dalam produksi berita online.

Tugas utama news anchor adalah membaca berita yang telah disusun dan ditulis oleh tim redaksi. Mereka harus mampu menyampaikan berita dengan jelas, objektif, dan tidak memihak.

News anchor juga sering melakukan wawancara dengan tamu studio atau narasumber, baik secara langsung maupun lewat sambungan telepon. Mereka harus mampu mengajukan pertanyaan yang relevan dan penting untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh penonton. Latih kemampuan ini di jurusan broadcasting.

3. Videografer dan Editor
Tentu saja dengan keterampilan video dan editing selama belajar, tentunya bisa diimplementasikan langsung ke dalam bidang pekerjaan seperti videografer atau editor.

Seorang videografer profesional akan bekerja untuk mengambil gambar atau adegan, mengedit, dan membuat video dalam berbagai format untuk berbagai tujuan. Videografer bisa bekerja di berbagai bidang, mulai dari berita dan media, produksi film dan televisi, acara perusahaan, hingga dokumentasi pernikahan atau acara lainnya.

Videografer juga bertanggung jawab untuk mengoperasikan kamera video dan peralatan audio selama pengambilan gambar. Mereka perlu menentukan sudut dan teknik pengambilan yang terbaik untuk menangkap setiap adegan atau subjek. Nah, di jurusan broadcasting biasanya hal ini dipelajari dengan baik.

Baca Juga: Wagub Jabar Harap Kurikulum SMK Jawab Perkembangan Zaman

4. Penulis Skenario
Jika tidak ingin menjadi penyiar, Anda bisa menjadi penulis naskah yang menangani naskah siaran untuk dibaca penyiar. Penulis skenario bertanggung jawab untuk menciptakan plot atau cerita dasar. Ini bisa melibatkan brainstorming ide, penelitian, dan pengembangan konsep cerita.

Seorang penulis skenario, atau penulis naskah, memainkan peran yang sangat penting dalam pembuatan film, acara televisi, dan produksi media lainnya. Mereka adalah orang yang menciptakan alur cerita dan dialog yang akan digunakan dalam produksi tersebut.


5. Tim Kreatif
Tim Kreatif juga berperan penting dalam berbagai industri, termasuk periklanan, media, hiburan, dan banyak lainnya. Mereka biasanya bertugas menciptakan, merencanakan, dan melaksanakan ide-ide kreatif yang digunakan dalam kampanye pemasaran, produksi film atau televisi, pembuatan konten, dan proyek-proyek kreatif lainnya.

Tim Kreatif sering kali bertugas menciptakan ide-ide baru dan inovatif. Ini bisa berupa konsep untuk kampanye iklan, alur cerita untuk produksi film atau televisi, ide konten untuk media sosial, dan lain sebagainya.

Baca Juga: OMG Gelar Workshop Soal Dunia Kerja ke Pelajar SMK Cilegon


Demikian ulasan mengenai keunggulan dan peluang kerja jurusan Broadcasting. Sepertinya kamu sudah mulai mendapat titik terang, ya. Bagi kamu yang masih bingung dalam menentukan pilihan jurusannya, broadcasting bisa menjadi pilihan yang tepat. Apalagi jika kamu memang menyenangi bidang ini, tentu karier kamu akan semakin melesat. Yuk, pilih jurusan broadcasting di SMK pilihan kamu.***(Dendi Farel)