POJOKSATU.id - Program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan hasil nyata. Pada tahun 2026 ini, sebanyak 453 siswa dipastikan akan lulus setelah menjalani proses pembelajaran hampir satu tahun.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa para siswa dinilai telah memenuhi kriteria untuk naik jenjang dan mengikuti ujian akhir, baik di tingkat SD maupun SMP.

"Insya Allah ada 453 siswa lulus di tahun 2026. Karena kita anggap usianya sudah cukup dan kedua menurut laporan para guru, ini sudah memiliki kemampuan untuk bisa mengikuti tes akhir semester di kelas 3 atau SMP maupun SD," ujarnya dalam agenda Satu Tahun Sekolah Rakyat di Jakarta Pusat.

Baca Juga: Korban Daycare Aresha Lebih 100 Orang yang Sudah Melapor ke Polres dan Pemkot Jogja

Lulusan Punya Arah, dari Kampus hingga Dunia Kerja

Tak hanya di jenjang dasar dan menengah, terdapat pula 11 siswa di tingkat SMA yang mulai menentukan langkah berikutnya.

Dari jumlah tersebut, lima siswa memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara empat lainnya ingin langsung bekerja, bahkan ada yang bercita-cita menjadi anggota TNI. Dua siswa lainnya masih mempertimbangkan pilihan antara kuliah atau bekerja.

Gus Ipul menegaskan bahwa setiap siswa Sekolah Rakyat memiliki potensi di bidang masing-masing. Ada yang unggul di bidang STEM, sosial, bahasa, hingga seni dan olahraga.

Baca Juga: Bus Pariwisata Rombongan Anak Sekolah Minggu HKBP Masuk Jurang di Lumban Julu, Puluhan Penumpang Alami Luka Ringan

Dua Jalur Masa Depan Disiapkan Pemerintah

Pemerintah telah menyiapkan dua jalur utama bagi lulusan Sekolah Rakyat, sesuai arahan Presiden.

Bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan, pemerintah akan memberikan pendampingan hingga mereka bisa menembus perguruan tinggi, baik negeri maupun kampus ternama lainnya.

Sementara itu, bagi yang memilih jalur kerja, Kementerian Sosial akan berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran untuk memastikan mereka mendapatkan akses pekerjaan yang layak.

Baca Juga: Pengumuman UTBK SNBT 2026, Ini Jam Rilis, Cara Cek, dan Jadwal Lengkapnya

Bahkan, siswa berprestasi dari jenjang SMP juga akan didorong untuk melanjutkan ke Sekolah Garuda sebagai bagian dari pengembangan talenta unggul.

“Intinya seperti yang disampaikan tidak boleh ada lulusan Sekolah Rakyat yang nanti katakanlah menganggur, tidak sanggup menjadi agen perubahan,” tegas Gus Ipul.

Bukan Sekadar Pendidikan, Tapi Memulihkan Harapan

Program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga membawa misi yang lebih besar: memutus rantai keterbatasan dan membuka peluang baru bagi generasi muda.

Baca Juga: Setelah USU, Unhas Ngebut Jadi Pelopor MBG di Indonesia Timur, Teknologi Ikut Masuk Dapur

Gus Ipul menyebut, program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah pembangunan sosial di Indonesia.

“Kami ingin memastikan gagasan ini dikenang sebagai peristiwa sejarah. Saat harapan tidak lagi diwariskan sebagai masa lalu, melainkan disiapkan sebagai masa depan,” ujarnya. ***