POJOKSATU.id - Bapak/Ibu guru, memasuki April 2026 banyak yang mulai bertanya, sebenarnya total penghasilan yang kita terima itu berapa sih kalau dihitung lengkap?
Soalnya, sekarang komponen penghasilan guru tidak hanya gaji bulanan saja.
Ada beberapa tunjangan yang kalau dijumlahkan bisa cukup signifikan.
Baca Juga: 4 Tunjangan Guru Cair April 2026, Skema Baru Bulanan Bikin Keuangan Lebih Aman dan Tenan
Nah, supaya tidak bingung, yuk kita bahas satu per satu dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
Empat Komponen Penghasilan Guru yang Perlu Diketahui
Setidaknya ada empat komponen utama yang membentuk total penghasilan guru saat ini.
Pertama, gaji bulanan. Ini yang pasti diterima semua guru, baik ASN maupun non ASN.
Kedua, Tunjangan Profesi Guru (TPG). Nah, ini khusus untuk Bapak/Ibu yang sudah memiliki sertifikat pendidik. Besarannya setara satu kali gaji pokok.
Baca Juga: Email Direktur Biro Investigasi Amerika Dibobol Hacker Pro Iran, FBI Tawarkan Hadiah Rp 170 Miliar
Ketiga, tunjangan khusus (TKG). Ini hanya diberikan untuk guru yang bertugas di daerah 3T. Nilainya juga setara gaji pokok, jadi cukup besar.
Keempat, tambahan penghasilan (Tamsil). Ini diperuntukkan bagi guru ASN yang belum memiliki sertifikat pendidik.
Artinya, tidak semua guru menerima keempatnya sekaligus. Tergantung kondisi masing-masing.
Cara Menghitung Total Penghasilan Secara Sederhana
Yuk kita buat sederhana saja, Bapak/Ibu.
Misalnya:
1. Guru ASN sudah sertifikasi, Gaji + TPG
2. Guru ASN belum sertifikasi, Gaji + Tamsil
3. Guru 3T sudah sertifikasi, Gaji + TPG + Tunjangan Khusus
Nah, dari situ sudah kelihatan bahwa total penghasilan bisa berbeda cukup jauh.
Baca Juga: Ini Tanggapan Terbaru Kemlu dan ESDM Terkait Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
Contoh sederhana:
Kalau gaji pokok Rp3 juta, maka:
1. TPG bisa Rp3 juta
2. Tunjangan khusus juga Rp3 juta
Artinya, guru 3T bisa menerima hingga Rp9 juta per bulan (estimasi sederhana).
Lumayan banget, kan?
Kenapa Sekarang Lebih Mudah Dihitung?
Di tahun 2026 ini, sistem penyaluran sudah berubah menjadi bulanan.
Jadi, penghasilan lebih mudah dipantau.
Dulu, saat masih sistem triwulan, banyak guru kesulitan memperkirakan pemasukan.
Sekarang, dengan sistem baru:
1. Pemasukan lebih rutin
2. Lebih mudah mengatur kebutuhan
3. Tidak lagi menunggu lama
Jadi, perencanaan keuangan jadi lebih realistis.
Jangan Lupa, Semua Tergantung Validasi Data
Meski hitungannya sudah jelas, tetap ada satu hal penting, data harus valid.
Kalau data di Dapodik belum sesuai:
1. TPG bisa tidak cair
2. Tunjangan lain bisa tertunda
Baca Juga: Pengumuman SNBP 2026 Segera Rilis, Cek Link Utama dan Mirror Lengkap Beserta Cara Lihat Hasil
Makanya, sebelum berharap nominal besar, pastikan dulu datanya aman.
Biar Lebih Tenang, Yuk Mulai Rencanakan Keuangan
Dengan sistem baru ini, sebenarnya Bapak/Ibu punya peluang lebih besar untuk mengelola keuangan dengan baik.
Mulai dari:
1. Membuat anggaran bulanan
2. Menyisihkan tabungan
3. Mengatur kebutuhan keluarga
Karena sekarang pemasukan sudah lebih pasti.
Dan yang paling penting, Bapak/Ibu tidak lagi harus menunggu dengan rasa cemas seperti sebelumnya.***




