POJOKSATU.ID - Sebanyak 321 daerah telah mengajukan berkas usulan tambahan TPG 100 persen untuk THR dan gaji 13 tahun 2025 kepada Kementerian Keuangan.
Data ini menjadi acuan penting bagi guru yang menanti kepastian hak pendapatan tambahan di tahun berjalan.
Jumlah tersebut menunjukkan kesiapan administratif daerah untuk memproses pencairan tunjangan sertifikasi sesuai mekanisme DJPK.
Indonesia memiliki 552 daerah yang terdiri dari 38 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota.
Baca Juga: Pendaftar KIP Kuliah Wajib Perhatikan Akreditasi Prodi saat Pilih Jurusan SNBP dan SNBT
Tidak semua daerah mengajukan tambahan TPG karena perbedaan kemampuan anggaran serta kebijakan pemberian TPP atau Tukin pada guru daerah masing-masing.
Daerah yang tidak memiliki TPP dari APBD berpeluang lebih besar menerima tambahan TPG 100 persen.
Tambahan TPG 100 persen merupakan hak guru yang seharusnya ikut dimasukkan dalam paket THR dan gaji 13.
Nilainya setara satu kali gaji pokok sesuai ketentuan pendanaan pusat.
Pencairan komponen ini sempat tertunda pada tahun sebelumnya karena proses administratif yang belum tuntas di sejumlah pemerintah daerah.
Sebagian besar dari 321 daerah telah mengunggah dokumen lengkap dan memenuhi persyaratan yang diminta DJPK.
Beberapa daerah masih harus melengkapi berkas karena masalah teknis seperti format laporan, kelengkapan data guru, dan review APIP.
Daerah yang berkasnya lengkap berpotensi lebih cepat diproses oleh Kemenkeu.
Beberapa daerah belum tuntas karena masalah administrasi seperti tidak adanya review APIP, format laporan tidak sesuai, atau kurangnya data guru agama.
Contohnya adalah Kotawaringin Timur, Aceh Timur, Sumba Tengah, dan Minahasa. Masalah ini harus diselesaikan sebelum usulan dapat diproses lebih lanjut oleh pusat.
Berkas usulan tambahan TPG bukan tanggung jawab guru. Seluruh proses sepenuhnya berada di pihak pemerintah daerah sesuai surat edaran DJPK.
Guru hanya perlu menunggu hasil proses administrasi dan tidak diminta mengunggah dokumen apa pun.
Alur pencairan tambahan TPG dimulai dari pengunggahan berkas oleh daerah, kemudian pemeriksaan oleh DJPK.
Baca Juga: Resmi! Ini Jadwal Libur Sekolah Desember 2025–Januari 2026, Siswa Libur Dua Minggu
Setelah berkas dinyatakan lengkap, Kemenkeu dapat menyalurkan anggaran ke pemerintah daerah. Daerah selanjutnya menyalurkan dana ke rekening guru sesuai jadwal pencairan.
Beberapa daerah tidak mengajukan usulan karena sudah memiliki TPP atau Tukin melalui APBD.
Kebijakan ini membuat daerah tersebut tidak masuk dalam daftar penerima tambahan TPG 100 persen.
Setiap daerah memiliki kondisi anggaran yang berbeda, sehingga pengajuan tidak dapat disamaratakan.
Termasuk Guru Agama
Tahun ini, data guru agama sudah mulai terintegrasi dalam skema tambahan TPG. Guru agama yang mengajar di sekolah negeri kini termasuk dalam daftar penerima selama datanya lengkap.
Ini menjadi perkembangan positif setelah sebelumnya data guru agama sering terpisah dari data utama.
Daerah yang cepat melengkapi berkas memiliki peluang lebih besar untuk menerima alokasi anggaran tepat waktu.
Guru di daerah tersebut berpotensi menikmati tambahan TPG sesuai jadwal THR dan gaji 13. Sebaliknya, keterlambatan perbaikan berkas berpengaruh pada waktu pencairan.
Data 321 daerah yang mengajukan berkas membantu guru mengetahui kondisi daerah masing-masing.
Guru dapat mengecek apakah daerahnya masuk daftar dan apakah status berkasnya lengkap. Informasi ini penting untuk menghindari salah paham dan penyebaran informasi tidak akurat.
Guru tidak perlu mengambil langkah administratif apa pun terkait proses ini. Semua berada di bawah kewenangan pemda, dinas pendidikan, dan BKD.
Guru cukup memantau informasi resmi serta menunggu proses pencairan melalui rekening masing-masing sesuai jadwal daerah.
Baca Juga: BRIN Siapkan Formasi CPNS 2026, Sejumlah Bidang Riset Jadi Prioritas Rekrutmen
Berikut daftar daerah yang mengusulkan tambahan TPG 100 persen dan sebagian besar berkasnya sudah dinyatakan lengkap:
1. Kabupaten Buol
2. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
3. Kabupaten Gorontalo
4. Provinsi Sulawesi Tengah
5. Kota Banjarmasin
6. Kabupaten Pakpak Barat
7. Kabupaten Cianjur
8. Kabupaten Lebak
9. Provinsi Kalimantan Tengah
10. Kota Tasikmalaya
11. Kabupaten Wonogiri
12. Kabupaten Malang
13. Kabupaten Pacitan
14. Kabupaten Kepahiang
15. Kabupaten Nias Barat
16. Kabupaten Gresik
17. Kabupaten Banyuasin
18. Kota Bengkulu
19. Kabupaten Nganjuk
20. Kabupaten Muaro Jambi
21. Kabupaten Bone Bolango
22. Kabupaten Kulon Progo
23. Kabupaten Karanganyar
24. Provinsi Bengkulu
25. Kabupaten Polewali Mandar
26. Kabupaten Pasaman Barat
27. Provinsi Sumatera Selatan
28. Kabupaten Magetan
29. Kabupaten Mukomuko
30. Kabupaten Mojokerto
31. Kabupaten Aceh Jaya
32. Kabupaten Kolaka Utara
33. Kota Semarang
34. Kabupaten Boalemo
35. Kabupaten Banggai Kepulauan
36. Kabupaten Konawe
37. Kabupaten Tegal
38. Kabupaten Dairi
39. Kabupaten Morowali
40. Kabupaten Ngawi
41. Kabupaten Samosir
42. Kabupaten Buton Tengah
43. Kabupaten Cilacap
44. Kabupaten Kayong Utara
45. Kabupaten Tapanuli Tengah
46. Kota Pekalongan
47. Kabupaten Kotawaringin Timur
48. Kabupaten Dompu
49. Kabupaten Muara Enim
50. Kabupaten Blitar
51. Kabupaten Ponorogo
52. Kabupaten Poso
53. Kabupaten Lombok Timur
54. Kabupaten Pohuwato
55. Kabupaten Tulungagung
56. Kabupaten Mesuji
57. Kabupaten Lombok Utara
58. Kabupaten Batang
59. Kabupaten Lampung Utara
60. Kabupaten Musi Rawas Utara
61. Kab. Aceh Barat Daya
62. Kab. Garut
63. Kab Simalungun
64. Kab Humbang Hasundutan
65. Kab Pringsewu
Baca Juga: TPG 100 Persen Mulai Disalurkan, Jawa Barat Rilis Kode Status per Daerah
66. Kab. Pinrang
67. Kota Palu
68. Kab Musi Rawas
69. Kab. Jembrana
70. Kota Bima
71. Kab. Tulung Bawang
72. Kab Sampang
73. Kab. Kolaka Timur
74. Kab. Parigi Moutong
75. Kab. Lebong
76. Kab. Kolaka
77. Kab. Ogan Hilir
78. Kab. Gunung Kidul
79. Kab. Bolaang Mongondow Utara
80. Kota Bitung
81. Kab. Gowa
82. Kab. Grobogan
83. Kota Bandar Lampung
84. Kab. Bone
85. Kab. Tanah Laut (Laporan realisasi tidak sesuai)
86. Kab. Aceh Singkil
87. Kab. Sukoharjo
88. Kab. Ketapang
89. Kota Salatiga
90. Provinsi Gorontalo
91. Kota Probolinggo
92. Kab Bireuen
93. Kab. Sumbawa
94. Kota Pematang Siantar
95. Kab Aceh Besar
96. Kota Gunungsitoli
97. Kab Tanggamus (kebijakan daerah gaji 13 tidak dibayarkan di tahun 2023)
98. Kab. Banjarnegara
99. Kab. Solok Selatan
100. Kab Muna
101. Kab. Mandailing Natal
102. Kab. Kediri
103. Kota Banjar
104. Kab. Bintan
105. Kota Gorontalo
106. Kota Mojokerto
107. Kota Metro
108. Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
109. Kab. Kudus
110. Kab. Lamongan
111. Kab. Sidenreng Rappang
112. Kab. Banyuwangi
113. Kab. Jember
114. Kab. Minahasa Utara
115. Kab. Lombok Tengah
116. Kab. Takalar
117. Kab. Temanggung
118. Kab. Tapanuli Selatan
119. Kab. Toli-Toli
120. Kab. Purbalingga
121. Kab. Blora
122. Kab. Mamuju Tengah
123. Kab. Bolaang Mongondow Selatan
124. Kab. Magelang
125. Kab. Buton Utara
126. Kota Bau-bau
127. Kota Tarakan
128. Kab Muna Barat
129. Kab. Rembang
130. Kab. Majalengka
131. Kab. Madiun
132. Kab. Limapuluh Kota
133. Kab. Donggala
134. Kab. Bangkalan
135. Kab. Subang
Baca Juga: Beasiswa Astra 2026 Resmi Dibuka! Kuliah Gratis, Uang Saku, dan Asrama di Politeknik Astra
136. Kab Toraja Utara (tidak ada validasi (ttd dll), tidak ada riview APIP)
137. Kab. Soppeng
138. Kab. Serdang Bedagai
139. Kota Pasuruan
140. Kab. Aceh Utara
141. Kab. Luwu Utara
142. Kab. Labuhanbatu
143. Kab. Langkat
144. Kab. Ciamis
145. Kab. Semarang
146. Kab. Kebumen
147. Kab. Pidie Jaya
148. Kota Pagar Alam
149. Kab. Jeneponto
150. Kota Tidore Kepulauan
151. Kab. Tanah Bumbu
152. Kab. Buleleng
153. Kab. Bolaang Mongondow Timur
154. Kab. Pasangkayu
155. Kab. Rokan Hilir (ada alokasi tambahan DAU 2023 dan 2024)
156. Kab. Banggau Laut
157. Kota Tual
158. Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
159. Kab. Jombang
160. Kota Tanjung Pinang
161. Kota Tegal
162. Provinsi Nusa Tenggara Barat
163. Kota Jambi
164. Kab Brebes
165. Kab Sukabumi
166. Kab Ogan Komering Ulu
167. Kab Banggai
168. Kab Deli Serdang (Tambahan DAU 2024 tidak ada realisasi)
169. Kab Aceh Timur (Review APIP tidak ada)
170. Kab Bulukumba
171. Kab Lampung Tengah
172. Kota Kotamobagu
173. Provinsi Sulawesi Utara
174. Kab Sabu Raijua
175. Kota Kediri
176. Kab Sleman
177. Kota Tomohon
178. Kab Pesawaran
179. Kab Batu Bara
180. Kab Kaur
181. Kab Buton Selatan
182. Kab Minahasa Tenggara
183. Kab Kep. Siau Tagulandang Biaro
184. Kab Konawe Utara
185. Kota Magelang
186. Kab Jepara
187. Kab Pemalang
188. Kab Bantul
189. Kab Trenggalek
190. Provinsi Kalimantan Barat
191. Kab Tulang Bawang Barat
192. Kab Sijunjung
193. Kab Kepulauan Selayar
194. Kab Pekalongan
195. Kota Padang Panjang
196. Kab Bengkayang
197. Kab Hulu Sungai Utara
198. Kab Lombok Barat
199. Kab Bengkulu Utara
200. Kab Way Kanan
201. Kab Ogan Komering Hilir
202. Kab Empat Lawang
203. Kota Lhokseumawe
204. Kab Situbondo
205. Kota Malang
206. Kab Sragen
207. Kab Sekadau
208. Kab Wakatobi
209. Kab Indramayu
210. Kab Seluma
211. Kab Bojonegoro
212. Kota Subulussalam
213. Kab Aceh Tamiang
214. Kab Kepulauan Sangihe
215. Provinsi Lampung
216. Kab Toba
217. Kab Demak
218. Kab Tapanuli Utara
219. Kab Klaten
220. Kab Aceh Tenggara
221. Kota Manado
222. Kab Asahan
223. Kab Pelalawan
224. Kab Majene
225. Kab Pidie
226. Kota Cilegon
227. Kab Pangkep
228. Kab Tuban
229. Kab Tebo
230. Provinsi Sulawesi Barat
231. Kota Surakarta
232. Kota Kendari
233. Kab Sumba Tengah (Penyajian data tidak sesuai format)
234. Kab Karo
235. Kab Bima
236. Kab Wajo
237. Kab Yahukimo (review APIP)
238. Kab Kepulauan Yapen
239. Kab Batang Hari
240. Kab Kendal
241. Kab Bengkulu Tengah
242. Kab Buton (Penyajian data tidak sesuai format)
243. Kab Lampung Timur
244. Kota Prabumulih
245. Kab Sikka
246. Kab Sarolangun
247. Kab Mamuju
248. Kota Mataram
249. Kab Morowali Utara
250. Kota Tebing Tinggi
251. Kab Bondowoso
252. Kota Binjai
253. Kab Kepulauan Sula
254. Kab Agam
255. Kab Nias Utara
256. Kota Lubuk Linggau
257. Provinsi Sumatera Utara
258. Kab Bolaang Mongondow
259. Kab Padang Lawas
260. Provinsi Aceh
261. Kab Hulu Sungai Tengah
262. Kab Minahasa Selatan
263. Kab Kapuas Hulu
264. Kota Tangerang
265. Kab Maluku Tengah
266. Kab Landak
267. Kab Pati
268. Kab Minahasa
269. Kab Tojo Una Una
270. Kab Labuhanbatu Selatan
271. Kab Bengkulu Selatan
272. Kab Purworejo
273. Kab Kutai Barat
274. Kota Makassar
275. Kab Luwu
276. Kab Bombana
277. Kota Padang
278. Provinsi Sulawesi Tenggara
279. Kab Aceh Tengah
280. Kota Langsa
281. Kota Batu
282. Kab Sumenep
283. Kab Lampung Selatan
284. Kab Banyumas
285. Kab Lahat
286. Kab Aceh Selatan
287. Kab Merangin
288. Kab Pamekasan
289. Kab Pesisir Barat
290. Kab Sumba Timur
291. Kab Maros
292. Kab Padang Lawas Utara
293. Kab Mamasa
294. Kab Bener Meriah
295. Kab Kepulauan Talaud
296. Kab Pulang Pisau
297. Kab Boyolali
298. Kab Tana Toraja (berkas tidak sesuai)
299. Kab Wonosobo
300. Provinsi Maluku Utara
301. Kab Konawe Selatan
302. Kab Rejang Lebong
303. Kab Kepulauan Mentawai
304. Kab Bantaeng
305. Kota Palopo
306. Kota Langsa
307. Kab Padang Pariaman
308. Kab Tanah Datar
309. Kab Hulu Sungai Selatan
310. Kab Labuhanbatu Utara
311. Kab Tasikmalaya
Data di atas dikutip Pojoksatu.id dari konten yang diunggah kanal Youtube Guru Abad 21, Selasa 2 Desember 2025. Semoga bermanfaat!***




