POJOKSATU.id, SIBUHUAN—Kisah guru Sarnang di Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara ini bisa dijadikan contoh dalam pengabdian.
Bagaimana tidak selama 30 tahun, Sarnang menjadi guru honorer bergaji pas-pasan dan baru diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat usianya 53 tahun.
Saking lamanya menjadi guru honorer, dia pun dilantik bersama salah satu muridnya yang bernama Yulia Hannum Siregar di tahun 2025 ini.
Sarnang dan Yulia menjadi bagian dari 183 orang PPPK yang dilantik pemerintah di bawah naungan Kemenag Kabupaten Palas, Senin (26/5/2025).
Baca Juga: Meski Ikut Dilaporkan ke Polda, Dokter Tifa Doakan Kesembuhan Sakit Kulit yang Dialami Jokowi
PPPK Kemenag yang dilantik ini berasal dari berbagai satuan kerja, Madrasah Negeri maupun Kantor Urusan Agama (KUA) di bawah naungan Kemenag Palas.
Bersama istri yang hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga (IRT), Sarnang harus berjuang menghidupi empat anaknya dengan gaji honorer yang minim.
“Kami hidup dari gaji honorer yang pas-pasan,” ungkap Sarnang dengan suara bergetar saat pelantikan Senin pekan lalu.
“Tapi, saya yakin rejeki guru itu datang dari keikhlasan. Selama niat kita benar, Allah pasti beri jalan,”kata Sarnang lagi.
Selama 30 tahun mengajar, Sarnang sering meminjam uang demi biaya sekolah anak-anaknya dan juga biaya pengobatan di kala ada keluarganya yang sakit.
“Jangan pernah menyerah. Mungkin saat ini kita tak dilihat, tetapi percayalah Tuhan tidak pernah tidur. Ketulusan dalam mengabdi pasti akan berbuah kebaikan,” pesan Sarnang dilansir dari web Kemenag Sumut.
Karier Sarnang bermula tahun 1996 sebagai guru honorer di MTsN Marenu (Kini MTsN 2 Padang Lawas).
Selama tiga puluh tahun, dia mengabdi di berbagai madrasah di Kabupaten Padang Lawas, termasuk MTs Al Furqon (2002), MA Al Falah (2005).
Baca Juga: Voucher Habis! Pemerintah Sudah Laksanakan Aturan Pembatasan Gratis Ongkir?
Dan sejak 2009 hingga sekarang, dia mengajar di MAN Barumun Tengah atau MAN 2 Padang Lawas. Di MAN ini lah akhirnya nasibnya berubah menjadi guru PPPK.
Meski menyelesaikan sertifikasi guru pada 2013, statusnya tetap sebagai honorer hingga pelantikan PPPK di tahun 2025 ini.
Momen pelantikan semakin bermakna dengan kehadiran Yulia Hannum Siregar, salah satu murid Sarnang yang juga dilantik sebagai PPPK.
“Dulu saya mengajar Yulia, sekarang kami menjadi kolega. Ini kebahagiaan yang tak ternilai,” ujar Sarnang.
“Pak Sarnang adalah sosok inspiratif. Beliaulah yang menanamkan semangat untuk menjadi pendidik. Sungguh kehormatan bisa dilantik bersamanya,” kata Yulia yang kini menjadi guru Biologi.
Kini, Sarnang dan Yulia Siregar siap melanjutkan pengabdian di MAN 2 Padang Lawas Sumut.***




