POJOKSATU.id — Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs tahun 2026, latihan soal menjadi strategi penting untuk memahami tipe soal dan meningkatkan kesiapan belajar.
Berikut 30 contoh soal mapel Bahasa Indonesia lengkap beserta kunci jawaban dan pembahasannya yang bisa digunakan di rumah.
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP
Bacalah teks berikut untuk soal nomor 1–5:
Sampah Elektronik: Ancaman Modern yang Tersembunyi
(1) Pertumbuhan teknologi yang pesat meningkatkan jumlah sampah elektronik atau e-waste. Perangkat seperti ponsel bekas, laptop usang, dan televisi rusak menyimpan ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan.
(2) Daur ulang sering disebut sebagai solusi, namun sebagian besar e-waste di negara berkembang berakhir di TPA yang kurang dikelola.
(3) Sampah ini mengandung zat beracun seperti timbal, merkuri, dan kadmium. Jika dibuang sembarangan, zat kimia ini bisa meresap ke tanah dan mencemari air.
(4) Diperlukan kebijakan ketat dan inovasi teknologi. Proses ekstraksi logam mulia dari e-waste berisiko dan mahal meski bernilai ekonomi.
(5) Edukasi publik menjadi tantangan utama. Membuang perangkat elektronik lama ke tempat sampah biasa sama saja dengan menanam bom waktu ekologis.
(6) Upaya kolektif dari produsen hingga konsumen bijak dalam mendaur ulang adalah kunci meredam ancaman modern tersembunyi ini.
Baca Juga: Mahfud Bela Luhut Pandjaitan di Kereta Cepat Whoosh, Dia Diberi Tugas Sesudah Kasus Bocor
1. Apa inti permasalahan utama yang diulas dalam paragraf (3) terkait sampah elektronik?
A. Sulitnya proses ekstraksi logam mulia dari e-waste.
B. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya e-waste.
C. Kandungan zat beracun dan dampaknya terhadap pencemaran lingkungan.
D. Peran produsen dalam bertanggung jawab atas produk elektronik yang dibuang.
Kunci Jawaban: C
2. Istilah daur ulang dalam konteks teks di atas merujuk pada bidang kajian apa?
A. Geologi
B. Ekonomi
C. Ekologi
D. Teknologi Informasi
Kunci Jawaban: C
Baca Juga: Bandung Sebagai Living Laboratory untuk Inovasi Mobilitas
3. Dalam paragraf (5), penulis menyatakan, "...membuang perangkat elektronik lama ke tempat sampah biasa sama saja dengan menanam bom waktu ekologis." Apa makna kiasan tersebut yang paling tepat?
A. Sampah elektronik akan meledak jika tidak dikelola dengan benar.
B. Tindakan tersebut secara perlahan akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar di masa depan.
C. Masyarakat tidak boleh menunda-nunda membuang sampah elektronik.
D. Perangkat elektronik bekas masih mengandung daya listrik yang berbahaya.
Kunci Jawaban: B
4. Jika paragraf (1) dijadikan sebagai ide pokok (pernyataan umum), maka dua gagasan pendukung yang paling relevan dan logis adalah:
A. Paragraf (2) dan (3) – membahas solusi daur ulang dan kandungan zat beracun.
B. Paragraf (3) dan (4) – membahas kandungan zat beracun dan kebijakan yang diperlukan.
C. Paragraf (4) dan (5) – membahas inovasi teknologi dan edukasi publik.
D. Paragraf (5) dan (6) – membahas edukasi dan upaya kolektif.
Kunci Jawaban: B
Baca Juga: Cahaya Adharta
5. Perhatikan kalimat terakhir paragraf (6): "Upaya kolektif... adalah kunci untuk meredam ancaman modern yang tersembunyi ini." Mengapa penulis memilih kata "kunci"?
A. Karena upaya kolektif adalah satu-satunya solusi yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
B. Karena penulis ingin menyimpulkan bahwa semua komponen solusi (produsen dan konsumen) harus bekerja sama secara mutlak untuk berhasil.
C. Karena upaya tersebut hanya berlaku untuk negara-negara berkembang.
D. Karena kunci adalah kata benda yang memiliki nilai ekonomis tinggi, sesuai dengan konteks e-waste.
Kunci Jawaban: B
Teks Soal Nomor 6–10: Senja di Tepi Kali
(1) Di tengah kota yang padat, gubuk tua milik Kakek Bandi terasa seperti persembunyian. Dinding kayunya memutih dimakan usia, aroma lumpur sungai menyambut. Kakek Bandi, pembuat anyaman bambu, duduk termangu memandang Kali Ciliwung.
(2) Suatu senja, pemuda Rino datang dengan laptop usang dan tas penuh buku. Ia meminta izin menumpang sebentar mencari inspirasi. Kakek Bandi tersenyum bijak.
(3) Rino mengamati Kakek Bandi menyayat bilah bambu dengan telaten.
(4) Rino bertanya apakah Kakek bosan hidup di sana, membandingkan dengan apartemennya.
(5) Kakek Bandi menjawab bahwa ketenangan ada di balik kekeruhan dan sepi, menekankan pentingnya merasakan bukan sekadar mencari inspirasi.
(6) Rino menyadari inspirasi datang dari pengalaman dan pandangan baru, bukan layar laptop semata.
6. Berdasarkan deskripsi paragraf (1) “Senja di Tepi Kali”, objek latar tempat yang mendominasi cerita adalah:
A. Kota modern dengan apartemen tinggi
B. Tempat tinggal dekat sungai/kali
C. Pedesaan jauh dari hiruk pikuk
D. Teras rumah di tengah perkampungan padat
Kunci Jawaban: B
7. Frasa "memutih dimakan usia" mengandung citraan apa?
A. Citraan pendengaran
B. Citraan taktil
C. Citraan visual
D. Citraan gerak
Kunci Jawaban: C
8. Makna kiasan “ribuan kisah dari air sungai yang mengalir tak pernah henti” menggambarkan:
A. Pengalaman buruk Kakek Bandi
B. Kakek Bandi pelupa
C. Kebijaksanaan dan pengalaman hidup panjang Kakek Bandi
D. Imajinasi cerita rakyat Kakek Bandi
Kunci Jawaban: C
9. Respons emosional Rino setelah mendengar jawaban Kakek Bandi:
A. Bosan dan ingin pergi
B. Kekecewaan karena tidak mendapat info
C. Terkejut dan marah
D. Kesadaran mendalam dan refleksi diri
Kunci Jawaban: D
Baca Juga: Lengkap untuk Siswa Kelas 9, Ini Jadwal dan Mata Pelajaran TKA SMP 2025, Jadi Syarat ke Jenjang SMA
10. Pernyataan Kakek Bandi "...kau butuh merasa" relevan dengan isu modern terkait:
A. Ketergantungan pada teknologi hiburan
B. Mencari ketenaran di media sosial
C. Menyeimbangkan ide eksternal dengan refleksi internal
D. Pekerjaan menghasilkan uang banyak
Kunci Jawaban: C
Teks 3 Ulasan Tempat Wisata (Soal 11–13)
(1) Pantai Tanjung Setia di Lampung dikenal dengan ombaknya yang menantang. Cocok bagi peselancar profesional maupun pemula.
(2) Fasilitas di pantai ini cukup lengkap: penginapan sederhana, warung makan, dan penyewaan papan selancar.
(3) Pemandangan matahari terbenamnya menjadi daya tarik utama. Langit jingga yang memantul di laut menciptakan panorama menakjubkan bagi wisatawan.
(4) Meski letaknya cukup jauh dari pusat kota, keindahan alamnya sebanding dengan usaha untuk sampai ke sana.
(5) Ulasan pengunjung umumnya positif, terutama bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan jauh dari keramaian.
11. Kosakata yang menggambarkan keserasian suara deburan alam pada teks ulasan ke-1:
A. Alternatif wisata
B. Kanvas alam
C. Panggung cahaya
D. Harmoni alam
Kunci Jawaban: D
12. Perbedaan informasi pada kedua teks:
A. Kemudahan akses
B. Fasilitas tersedia
C. Tempat berfoto
D. Keindahan saat senja
Kunci Jawaban: A, C
13. Mengapa penyataan Banu lebih tepat untuk teks ulasan 2?
A. Benar – gaya nonformal santai
B. Salah – penyajian gambar
C. Salah – akhir ulasan ajakan
Kunci Jawaban: A
Teks 4 Puisi “Perempuan-Perempuan Perkasa” (Soal 14–16)
(1) Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, dari mana mereka datang?
(2) Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota merebut hidup di pasar-pasar kota.
(3) Mereka ialah ibu-ibu yang perkasa, akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota.
14. Apa makna “merebut hidup di pasar-pasar kota” pada puisi Perempuan-Perempuan Perkasa?
A. Kegigihan dan perjuangan perempuan
B. Keuletan pencapaian
C. Aktivitas sehari-hari di pasar
D. Tanggung jawab keluarga
Kunci Jawaban: A
15. Pendapat murid setelah membaca puisi:
A. Dina – Setuju
B. Mira – Setuju
C. Tika – Tidak Setuju
16. Pilihan kata yang menunjukkan latar waktu:
A. Bukit-bukit desa
B. Sebelum hari bermula
C. Akar-akar yang melata
D. Berlomba dengan surya
Kunci Jawaban: B
Baca Juga: Diumumkan Mulai Hari Ini? CEK Daftar Nama Peserta yang Lulus PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2025
Teks 5 Pemanasan Global (Soal 17–19)
(1) Pemanasan global meningkat akibat gas rumah kaca seperti CO2 dan CH4.
(2) Deforestasi, pembakaran bahan bakar fosil, dan pertanian intensif memperburuk efek rumah kaca.
(3) Dampak: naiknya permukaan laut, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan.
(4) Solusi: energi terbarukan, restorasi ekosistem, kerjasama internasional.
17. Kesimpulan hubungan deforestasi & kabut asap:
A. Deforestasi hanya memengaruhi CO2
B. Kebakaran hutan akibat deforestasi → kabut asap transnasional
C. Kabut asap karena energi terbarukan
D. Restorasi mangrove sepenuhnya menghilangkan kabut asap
Kunci Jawaban: B
18. Relevansi naiknya permukaan air laut bagi masyarakat pesisir:
A. Sangat relevan (banjir, lahan, migrasi paksa)
B. Tidak relevan
C. Relevan hanya untuk industri
D. Kurang relevan
Kunci Jawaban: A
19. Urutan logis dari teks pemanasan global:
A. Dampak → Penyebab → Solusi
B. Solusi → Dampak → Penyebab
C. Proyeksi → Dampak → Penyebab
D. Penyebab → Dampak → Solusi
Kunci Jawaban: D
Baca Juga: Wali Kota Tegaskan: Tak Ada Kenaikan PBB Tangsel Tahun 2026
Teks 6 Kisah Andi Petani Kopi (Soal 20–22)
(1) Andi, petani kopi di lereng Merapi, kebunnya hancur akibat letusan.
(2) Bergabung dengan relawan, menanam bibit baru.
(3) Sari, guru desa, mengajarinya tentang ketahanan alam.
(4) Andi menyadari hidup adalah perjuangan melawan alam yang tak terduga.
20. Bahasa kias “lahar dingin seperti ular raksasa” dijelaskan sebagai citraan:
A. Keindahan alam
B. Gambaran destruktif menakutkan → kekuatan alam
C. Hanya deskripsi fisik
D. Menekankan kesuburan tanah
Kunci Jawaban: B
21. Respons emosional pembaca terhadap Andi:
A. Acuh tak acuh
B. Marah
C. Empati dan inspirasi
D. Kebingungan
Kunci Jawaban: C
22. Objek dan latar utama teks Andi:
A. Kota modern
B. Desa pegunungan vulkanik dengan pertanian rentan bencana
C. Pantai tropis
D. Hutan hujan
Kunci Jawaban: B
Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pilar Ajak Generasi Muda Tangsel Terus Menyalakan Semangat Kebangsaan
Teks 7 Energi Terbarukan (Soal 23–25)
(1) Dunia bergerak ke energi bersih: surya, angin, air.
(2) Di Indonesia, kapasitas energi surya >200 GW, pemanfaatan <1%.
(3) Tantangan: investasi tinggi, keterbatasan infrastruktur, pengetahuan masyarakat.
(4) Beberapa daerah mulai berinovasi, seperti proyek “Sumba Iconic Island”.
(5) Peralihan energi hijau menjadi keharusan, generasi muda berperan aktif.
23. Informasi penting paragraf 2 Energi Terbarukan:
A. Energi surya Sumba
B. Kurangnya sumber daya alam
C. Tantangan: investasi tinggi & infrastruktur
D. Pemerintah tidak mendukung
Kunci Jawaban: C
24. Mengapa energi hijau disebut “keharusan”?
A. Energi fosil murah
B. Dunia kehabisan energi
C. Solusi jangka panjang keberlanjutan
D. Masyarakat menolak energi fosil
Kunci Jawaban: C
25. Relevansi untuk remaja:
A. Konsumen energi terbesar
B. Perlu berkontribusi menjaga lingkungan
C. Tidak berperan
D. Tunggu pemerintah bertindak
Kunci Jawaban: B
Baca Juga: Ketua Peradi: Hakim tak Manusiawi yang Tahan Ibu Menyusui Usir Saja dari Karawang!
Teks 8 Surat Rina dan Nisa (Soal 26–27)
(1) Rina duduk menatap hujan, memegang surat sahabat Nisa.
(2) “Terima kasih karena kau tak meninggalkanku saat aku gagal,” tulis Nisa.
(3) Hujan mengingatkan bahwa setelah badai selalu ada pelangi.
26. Tiga pendapat siswa “Cahaya di Balik Hujan”:
A. Andi – Tidak Setuju
B. Lina – Setuju
C. Siti – Setuju
Teks 9 Sistem Kebersihan Sekolah (Soal 28–30)
Teks 1: Di Jepang, siswa bertanggung jawab membersihkan kelas dan lingkungan sekolah sendiri setiap hari. Aktivitas ini melatih disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Teks 2: Beberapa sekolah di Indonesia mulai meniru sistem ini lewat program “Jumat Bersih”. Siswa dibagi kelompok untuk membersihkan kelas, halaman, dan fasilitas umum.
Teks 3: Guru dan kepala sekolah berperan mengawasi, memberikan motivasi, dan memberi apresiasi atas partisipasi siswa.
27. Pernyataan moral & simbolisme teks:
A. Tokoh merindukan sahabat
B. Pesan moral penting memaafkan
C. Hujan simbol kesedihan/penyesalan
D. Nilai persahabatan dan solidaritas
Kunci Jawaban: A, C, D
28. Kesamaan dua teks Kebersihan Sekolah:
A. Membahas jadwal piket
B. Kepedulian siswa terhadap kebersihan
C. Fasilitas sekolah bersih
D. Lingkungan nyaman
Kunci Jawaban: B
29. Perbedaan budaya kebersihan:
A. Jepang: membersihkan tiap hari; Indonesia: waktu tertentu
B. Jepang: bersih karena disiplin; Indonesia: tidak peduli
C. Jepang: hanya siswa; Indonesia: semua warga
D. Jepang: menggunakan teknologi; Indonesia: manual
Kunci Jawaban: A
Baca Juga: Siswa Sekolah Raykat di Tangsel Dapat Laptop Satu-Satu, Termasuk Guru
30. Kesimpulan moral teks:
A. Guru bertanggung jawab
B. Kepedulian terhadap lingkungan harus dibiasakan sejak dini
C. Siswa harus bersih sendiri
D. Sekolah wajib menyediakan fasilitas
Kunci Jawaban: B
Semoga latihan soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs ini bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan membaca dan pemahamanmu.
Terus berlatih agar lebih percaya diri menghadapi TKA nanti, dan jangan lupa bagikan soal latihan ini kepada teman-temanmu supaya mereka juga bisa belajar bersama.
Semangat terus, ya! ***




