POJOKSATU.ID - Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengumumkan pemberian tiga kado istimewa pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Lapangan Wasuponda, Lutim, Jumat 2 Mei 2025.
Tiga kado istimewa itu dipastikan akan membuat guru, mahasiswa, hingga orang tua siswa bakal semringah.
Apa saja kado istimewa dari Bupati Lutim pada Hardiknas 2025 ini? Berikut ulasannya:
Baca Juga: PELANTIKAN SERENTAK ASN PPPK: Tinggal 9 Daerah yang Belum Tuntas, Mayoritas Sudah 100 Persen
1. Jam Kerja ASN Berkurang
Dalam sambutannya, Bupati Irwan mengumumkan pemberian kado spesial kepada para ASN termasuk guru berupa pengurangan jam kerja.
“Atas beban kerja yang cukup berat, maka kami memberikan korting (pengurangan, red) jam kerja kepada para guru dan ASN,” kata politisi yang karib disapa Ibas itu.
Baca Juga: Mantan Ketua MK Hargai Semua Pihak Soal Ijazah Jokowi, Forumnya Memang Tepat di Pengadilan
Adapun pengurangan jam kerja yang dimaksud adalah untuk Senin sampai Kamis, masuk tetap pukul 07.00 Wita dan pulang pukul 15.00 Wita. Sementara Jumat, pulang pukul 15.30 Wita.
Sebelumnya, ASN di wilayah ini pulang pukul 16.00 Wita pada Senin-Kamis dan 16.30 pada hari Jumat,
Selain itu, Bupati Irwan juga mengumumkan bahwa Surat Keputusan (SK) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan diterbitkan secara serentak pada 1 Juni 2025, bulan depan.
2. Peluncuran Kartu Pintar
Pada kesempatan itu, Irwan juga mengumumkan peluncuran program unggulannya ketika kampanye di Pilkada 2024 lalu, yang akan dilakukan pada puncak HUT Lutim mendatang.
“Insha Allah, di puncak hari jadi Lutim tanggal 19 Mei nanti, akan kita launching bersama salah satu kartu sakti yakni Kartu Pintar," beber Irwan di hadapan peserta upacara.
Dengan kartu pintar itu, siswa TK, SD, SMP swasta maupun negeri akan memperoleh bantuan baju seragam sekolah gratis dari Pemkab Lutim setiap tahun ajaran baru.
Tentu saja kabar ini disambut suka cita para orang tua yang tak perlu lagi terbebani dengan biaya pembuatan seragam sekolah anaknya.
3. Peningkatan Nilai Beasiswa
Tak hanya itu, Irwan juga membeberkan adanya peningkatan pada bantuan beasiswa bagi mahasiswa Luwu Timur.
Baca Juga: Prabowo Resmi Luncurkan PHTC di Hari Pendidikan 2025, Ada Bantuan bagi Guru Jenjang S1 dan D4
Jika sebelumnya nominal beasiswa hanya Rp2 juta per semester atau Rp4 juta per tahun, maka pada 2025 ini pemerintah daerah akan menaikkan menjadi Rp3 juta per semester atau Rp6 juta per tahun.
“Beasiswa tersebut bukan hanya dari semester 3-8, tapi akan kami berikan mulai dari masuknya perguruan tinggi hingga semester akhir. Dan persyaratan yang memberatkan masyarakat akan kami mudahkan untuk anak-anak kita semua,” jelasnya.
Namun demikian, Bupati juga menegaskan adanya sanksi tegas bagi penerima beasiswa yang melanggar aturan moral dan hukum.
“Cuma ada sanksinya berat untuk anak-anak kita, jika anak kita yang mendapatkan beasiswa terlibat narkoba, bantuan tersebut akan diberhentikan," tegasnya.
Baca Juga: Hardiknas: Perhiasan 6 Siswa SD Raib Setelah Dihipnotis
Bahkan mahasiswa yang tersangkut kasus narkoba itu wajib mengembalikan beasiswa sejumlah yang ia terima selama mengenyam pendidikan.
"Begitu juga dengan mahasiswa yang menikah semasa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi,” tandas Irwan.
Irwan menekankan bahwa semua ini dilakukan demi masa depan pendidikan anak-anak di Luwu Timur agar mereka bisa menuntaskan pendidikan dengan baik dan lancar hingga selesai.***




