POJOKSATU.ID - Guru swasta bisa ikut seleksi PPPK guru 2024, sehingga wajib mempersiapkan diri mulai sekarang.
Kans honorer guru swasta pada seleksi PPPK guru 2024 disinggung Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani dalam tayangan live di akun media sosialnya beberapa waktu lalu.
Salah satu guru yang mengikuti tayangan live tersebut, menanyakan peluang guru honorer di sekolah swasta kepada Prof Nunuk Suryani.
Baca Juga: Kabar Baik, JutaanTenaga Honorer Bakal Diangkat Jadi PPPK Pada Bulan Maret
Guru tersebut bertanya tentang nasib guru sekolah swasta yang belum berserdik dan mendapatkan nilai PG (passing grade) pada PPPK 2023. Serta sudah berusia di atas 35 tahun.
Prof Nunuk Suryani lantas menjelaskan bahwa guru lulus PG pada seleksi PPPK 2023 harus ikut tes lagi pada seleksi PPPK 2024.
Demikian juga guru lulus PG 2023 dengan usia 35 tahun ke atas.
Baca Juga: Beda dengan Guru, Ini Daftar 18 RHK Kepala Sekolah Lengkap Bukti Dukung dan Jumlah Poinnya
"Berarti kalau guru swasta ikut di dapodik. Jadi, guru swasta yang belum berserdik dan mendapatkan nilai PG berarti ikut seleksi lagi sebagai pelamar umum," ungkap Prof Nunuk Suryani.
Dengan penjelasan tersebut, dipastikan bahwa honorer guru swasta bisa ikut pendftaran PPPK 2024 sebagai pelamar umum seperti seleksi PPPK sebelumnya.
Selain itu, guru status P dalam PPPK 2023 juga demikian, harus ikut tes seleksi lagi di PPPK Guru 2024.
Baca Juga: Kapan SK PPPK Keluar dan Siapa yang Menetapkan? Simak Penjelasannya
Pasalnya, nilai seleksi PPPK guru 2023 dipastikan tidak dapat digunakan dalam seleksi PPPK guru 2024 kecuali kategori P1.
Sementara urutan prioritas dalam seleksi PPPK guru 2024 dipastikan tidak akan berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni:
1. Pelamar prioritas adalah guru lulus PG 2021 atau P1
2. P2
3. P3
4. Pelamar umum atau P4 termasuk guru swasta
Seberapa besar peluang guru swasta bisa diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK?
Peluang guru swasta cukup besar pada seleksi PPPK guru 2024, meskipun mereka akan masuk dalam kategori umum.
Berikut ini tiga alasan mengapa peluang guru swasta cukup besar pada seleksi PPPK guru 2024:
1. Formasi Pelamar Umum Cukup Banyak
Untuk diketahui formasi pelamar umum pada seleksi PPPK 2024 cukup banyak.
Hal itu terungkap dalam paparan KemenPAN RB, di mana formasi PPPK guru 2024 memang cukup besar.
Baca Juga: Begini Alur Penilaian Kinerja Guru oleh Kepala Sekolah di PMM, Observasi dan Tindak Lanjutnya
Untuk formasi PPPK guru pada instansi daerah tersedia 419.146 formasi.
Jumlah formasi ini tidak termasuk formasi tendik atau tenaga kependidikan.
Untuk formasi tendik pada seleksi PPPK 2024 dimasukkan ke dalam formasi PPPK teknis.
Sehingga secara otomatis sama sekali tidak mengurangi atau 'memakan' formasi PPPK guru 2024.
Kuota formasi honorer tendik pada seleksi PPPK 2024 tersedia sebanyak 82.717 formasi.
Di sisi lain, jumlah guru non ASN atau guru honorer yang jadi prioritas untuk diangkat jadi PPPK tahun ini hanya 200 ribuan saja.
Baca Juga: Ketua DPRD Madina Akui Diperiksa Polda Sumut Terkait Dugaan Suap PPPK 2023, Dicecar 21 Pertanyaan
Dengan demikian, masih ada sekitar 219 ribuan formasi PPPK guru 2024 yang bisa diperebutkan.
Nah, inilah yang jadi peluang bagi pelamar umum, termasuk guru swasta.
Tentu saja masih dengan urutan prioritas: P1 - P2 - P3 - Pelamar Umum.
Sementara Pelamar Umum terdiri dari:
1. Lulusan PPG dan sudah memiliki serdik dan guru non ASN yang belum memiliki serdik.
2. Guru non ASN sekolah negeri masa kerja kurang dari 3 tahun dan guru swasta masa kerja sekian tahun.
Akan tetapi nantinya tetap akan tergantung pada persebaran per daerah dan persebaran per mapel.
Hal penting lainnya adalah apakah pemerintah daerah mengajukan formasi yang cukup besar atau tidak.
2. Honorer guru negeri semakin sedikit
Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, guru honorer sekolah negeri rata-rata sudah diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Demikian juga untuk guru kategori P1, P2 dan P3 di berbagai daerah.
Ketika semakin sedikit guru honorer sekolah negeri belum diangkat, maka jadi peluang besar bagi guru sekolah swasta.
Dengan catatan bahwa formasi kebutuhan khusus masih tersedia, maka jadi kesempatan besar bagi guru sekolah swasta.
Aturan ini juga berlaku pada seleksi PPPK guru 2023 lalu.
Ketika formasi khusus telah habis dilamar oleh pelamar kebutuhan khusus, maka pelamar P4 tidak bisa mendaftar.
3. Beban pemerintah angkat honorer sekolah negeri sudah berkurang
Berdasarkan data terbaru, jumlah honorer yang masuk ke database BKN atau Badan Kepegawaian Negara, khususnya guru lulus PG 2021, tersisa 14.532 saja.
Dan mereka akan dituntaskan pada seleksi PPPK guru 2024 ini.
Dengan demikian, 419.146 formasi dikurangi 14.532 dan 200 ribuan guru non ASN tersisa, maka formasi yang tersedia pun melimpah.
Wajib Dipersiapkan Guru Swasta
Lalu apa saja yang harus dipersiapkan guru swasta agar peluang lulus seleksi PPPK guru 2024 semakin besar?
Baca Juga: Madina Care Duga Kaban BKD Madina Ikut Terima Uang Suap PPPK 2023, Minta Kapolda Sumut Lakukan Ini
Pertama, guru swasta harus memastikan diri sudah masuk dalam Dapodik.
Sebab itu adalah syarat utama bisa ikut pendaftaran seleksi PPPK guru 2024.
Jika Anda memiliki ijazah S1 atau sarjana, maka bisa melamar formasi guru.
Kedua, Anda harus melakukan verifikasi dan validasi ijazah.
Jika tidak dilakukan, maka ijazah Anda tidak akan terbaca pada siswam SSCASN.
Ketiga, sebagai pelamar umum, pastikan Anda memiliki serdik atau sertifikat pendidik.
Jangan lupa juga melakukan verval serdik di akun SSCASN Anda saat melakukan pendaftaran.
Demikian ulasan tentang tiga alasan guru swasta punya peluang besar pada seleksi PPPK guru PPPK, lengkap dengan apa saja yang harus dipersiapkan.***




