POJOKSATU.id - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar menyebut sedikitnya 22 sekolah terdiri dari TK, SD, dan SMP masih terdampak banjir.

“TK ada lima yang masih memprihatinkan. SMP ada dua yang cukup parah, diperkirakan SMP 33 dan 40. Untuk SD ada sekitar 15 yang membutuhkan perawatan intensif,” jelas Benny, dikutip Kamis (4/12/2025).

Diungkapkan Benny, SDN 066429 menjadi salah satu sekolah yang terdampak, dimana dua ruang kelas mengalami kerusakan berat.

Baca Juga: Mengapa TPG TW 3 Terlambat? Ini Penjelasan Lengkap dari Sisi Administrasi dan Teknis

“Dua kelas yang cukup parah langsung kita tangani. Pak Wali minta pembenahan segera dilakukan,” kata Benny.

Banjir juga merusak berbagai perangkat elektronik seperti smartboard, komputer, dan PC. Dinas Pendidikan tengah menginventarisasi seluruh kerusakan untuk menentukan perangkat yang bisa diperbaiki.

“Jika perlu perbaikan, akan segera kita lakukan,” ucap Benny.

Baca Juga: Pertamina Regional JBB dan Hiswana Migas Perketat Pengawasan Kualitas BBM Lewat Pakta Integritas di Tasikmalaya

Menurut Benny, pendataan kerusakan masih berubah-ubah karena kondisi banjir belum stabil, terutama di Medan Utara.

“Sebagian wilayah masih tergenang hingga semata kaki dan sebetis. Rob dari tanggal 1 sampai 9 masih naik,” jelasnya.

Pemko Medan menegaskan proses pendataan, pembersihan, dan pemulihan sarana prasarana sekolah terus dikebut agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal.

Baca Juga: PENTING! Kemensos Buka Seleksi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2025, Ikuti Prosedur dan Tahapan Resmi di Sini

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama dengan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, meninjau SDN 066429 yang berada di Jalan Baru, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (3/12/2025).

Fasilitas sekolah rusak parah akibat terendam air yang ketinggiannya mencapai pinggang orang dewasa.

"Kita lihat kondisi sekolah sampai saat ini masih terendam banjir, beberapa peralatan peraga, termasuk smartboard dan ruang-ruang kelas belum dalam kondisi baik, masih penuh lumpur," ujar Rico Waas.

Baca Juga: Penanganan Daerah Terisolasi: Kementerian Sosial Intensifkan Bantuan Pasca Bencana Sumatera

Rico Waas menambahkan, jika Pemko Meda akan mengambil langkah cepat untuk memperbaiki fasilitas SDN 066429.

"Fasilitas sekolah ini akan langsung kita perbaiki, apalagi ini sekolah unggulan. Itu komitmen Pemko Medan agar anak-anak kita bisa kembali bersekolah," imbuh Wali Kota. ***