POJOKSATU.ID - Bapak/Ibu, menjelang lapor diri PPG Guru Tertentu 2026, yang bikin deg-degan bukan cuma login ke portal, tapi justru soal berkas.
Sudah capek-capek scan, eh ternyata ditolak karena format atau nama file tidak sesuai.
Padahal, kesalahan teknis seperti ini bisa dihindari sejak awal.
Baca Juga: Setelah Bertahun-Tahun Jadi Sorotan, 109 Tiang Monorel di Rasuna Said Kini Resmi Dibersihkan Total
Yuk kita bahas 13 berkas wajib dan detail kecil yang sering terlewat supaya proses lapor diri lancar tanpa revisi.
13 Berkas Wajib Lapor Diri PPG 2026
Setiap LPTK memang bisa punya tambahan, tapi secara umum berikut berkas yang paling sering diminta:
1. Biodata mahasiswa
2. Pakta integritas bermaterai
3. KTP
4. Kartu Keluarga
5. Akta kelahiran
6. Ijazah asli (scan)
7. Transkrip nilai
8. Sertifikat pendidik (jika diminta)
9. SKCK terbaru
10. Surat keterangan sehat
11. Surat bebas narkoba
12. Surat keterangan aktif mengajar / SK tugas
13. NPWP (jika ada)
Beberapa LPTK juga meminta foto terbaru latar merah.
Jadi pastikan cek website resmi LPTK masing-masing, ya.
Format File, Wajib PDF, Kecuali Foto
Nah, ini yang sering bikin gagal unggah.
Hampir semua dokumen wajib diunggah dalam format PDF, kecuali foto yang biasanya boleh JPEG atau PNG.
Jangan kirim hasil scan dalam format JPG untuk dokumen resmi kecuali memang diminta.
Tips supaya aman:
1. Scan dokumen dengan resolusi jelas tapi tidak terlalu besar
2. Gabungkan halaman dalam satu file PDF jika diminta
3. Hindari foto dokumen yang miring atau terpotong
Ukuran file juga biasanya dibatasi. Kalau terlalu besar, sistem bisa menolak.
Penamaan File Tidak Boleh Asal
Ini yang paling sering salah, Bapak/Ibu.
Baca Juga: Waktu Terbaik Olahraga Saat Puasa, Sebelum Buka atau Setelah Tarawih? Ini Penjelasan Lengkapnya
Beberapa LPTK sudah menentukan format penamaan file, misalnya:
Nama_BidangStudi_PPG_NamaDokumen
Contoh: AndiPratama_PGSD_SKCK.pdf
Kalau formatnya tidak sesuai, bisa saja dianggap tidak valid meskipun isinya benar.
Baca Juga: Peran Strategi Pemasaran WhatsApp dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM
Yang perlu diperhatikan:
1. Jangan pakai spasi berlebihan
2. Jangan gunakan karakter aneh seperti &, %, atau tanda baca berlebihan
3. Ikuti format yang diminta LPTK
Kalau LPTK memberi contoh, ikuti persis. Jangan improvisasi sendiri.
Materai dan SKCK Harus Terbaru
Selain format, isi dokumen juga krusial.
Pakta integritas harus ditandatangani di atas materai asli, bukan hasil editan atau unduhan internet.
Tanggalnya juga masuk akal sesuai waktu lapor diri.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap Mudik Bersama PLN 2026 dari 7 Kota, Ada Bus, Kereta dan Kapal
Untuk SKCK, pastikan keperluannya ditulis untuk PPG Guru Tertentu 2026, bukan untuk PPPK atau keperluan lain.
Masa berlaku juga harus aktif.
Detail kecil seperti ini sering jadi alasan berkas ditolak.
Jangan Tunggu H-1 untuk Scan
Kalau semua berkas baru discan di hari terakhir, biasanya hasilnya terburu-buru:
1. Ada yang blur
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap Mudik Bersama PLN 2026 dari 7 Kota, Ada Bus, Kereta dan Kapal
2. Ada yang terpotong
3. Ada yang salah nama file
Lebih baik siapkan dari sekarang, buat satu folder khusus, dan beri nama file sesuai ketentuan sebelum hari unggah.
Lapor Diri Sekali Upload, Tidak Ada Susulan
Umumnya, berkas penting seperti SKCK, surat sehat, dan pakta integritas harus diunggah sekaligus.
Tidak ada sistem susul-susulan.
Artinya, kalau ada satu yang kurang, proses validasi bisa tertunda.
Teliti Sekali Lagi Sebelum Klik Submit
Bapak/Ibu sudah sampai tahap ini dengan perjuangan panjang.
Jangan sampai tersandung hanya karena teknis kecil.
Sebelum klik kirim:
1. Cek semua file sudah PDF
2. Cek nama file sesuai format
3. Cek tanda tangan dan materai jelas
4. Cek masa berlaku dokumen
Lapor diri PPG 2026 memang 100 persen online, tapi ketelitian tetap manual dari kita.
Semoga semua berkas dinyatakan valid dan Bapak/Ibu bisa lanjut ke tahap pembelajaran tanpa hambatan.
Yuk rapikan file hari ini juga, biar nanti unggahnya tinggal klik dan tenang.***




