POJOKSATU.id — Coding kini menjadi keterampilan yang makin digemari anak-anak, karena bukan hanya seru dipelajari, tapi juga bermanfaat untuk pengembangan logika, kreativitas, serta kesiapan menghadapi era teknologi.
Coding sendiri adalah kemampuan memberikan instruksi dalam bahasa yang bisa dimengerti komputer.
Berbeda dengan manusia yang berkomunikasi lewat bahasa sehari-hari, komputer hanya mengerti kode.
Dengan belajar coding, anak-anak akan memahami cara kerja teknologi, sekaligus meningkatkan keterampilan matematika, menulis, dan pemecahan masalah.
Bagi orangtua yang ingin memfasilitasi minat buah hati, ada banyak kursus coding khusus anak di Indonesia. Berikut rekomendasi lengkapnya.
Baca Juga: Kursus AI di Indonesia, Ada Pilihan Bootcamp Intensif hingga Corporate Training untuk Perusahaan
1. Coding Bee Academy
Berlokasi di Pantai Indah Kapuk, Coding Bee Academy membuka kursus coding untuk anak usia 5–17 tahun. Anak-anak diajarkan ilmu komputer, pemrograman, hingga STEM dengan metode sesuai usia mereka.
Bahasa pemrograman yang digunakan cukup beragam, mulai dari visual hingga berbasis teks, seperti Python, Java, dan JavaScript.
Menariknya, anak juga bisa membuat game, animasi, aplikasi, hingga perangkat lunak.
2. Kalananti
Program Kalananti mengajarkan dasar berpikir komputasi sekaligus mengasah kreativitas lewat media yang disukai anak, seperti Scratch, ScratchJr, Minecraft, dan Roblox.
Kursus tersedia untuk usia 5–15 tahun, baik online, offline, maupun privat.
Konsepnya interaktif dan menyenangkan, sehingga anak bisa belajar coding sambil berinovasi.
3. Cody's App Academy
Berlokasi di Bintaro, Cody's App Academy memiliki tim pengajar berpengalaman lebih dari 10 tahun di bidang pemrograman dan game development.
Kurikulum berlangsung enam tahun, mencakup dasar komputer, pemrograman, hingga pembuatan game mobile.
Ada dua program utama: Pengembang Junior untuk anak usia dini, dan Pengembang Game untuk SD hingga SMA.
4. Kodiokids
Kursus ini ditujukan untuk anak usia 8–18 tahun dengan dua program utama: Kodio Rookie dan Kodio Elite.
Kelasnya tersedia online, offline, maupun privat, dengan kurikulum bertahap dari beginner, intermediate, hingga advanced. Anak diajak belajar interaktif sekaligus mengasah kreativitas logis.
5. Koding Next Indonesia
Lembaga pembelajaran ini hadir di Jakarta dan Bali, bagian dari jaringan Asia Tenggara.
Programnya terbagi tiga:
Baca Juga: 7 Rekomendasi Kursus AI Gratis dan Kredibel, Bisa Kuasai Dasar AI Hanya dalam Satu Akhir Pekan
-
Little Koders (4–8 tahun), belajar coding lewat permainan, aplikasi, robot, hingga matematika.
-
Junior Koders (8–16 tahun), belajar Python dan JavaScript.
-
Tingkatan lanjutan untuk remaja dengan fokus pemrograman proyek nyata.
6. KodeKiddo
KodeKiddo membagi pembelajaran dalam kelompok sesuai jenjang sekolah:
-
SD Beginner (kelas 1–4): belajar konsep dasar coding, pemikiran komputasional, robotika.
-
SD Advance (kelas 4–6): memperdalam coding dan perangkat keras.
-
SMP & SMA: fokus pada coding lanjutan dan proyek digital.
Selain itu, KodeKiddo juga menawarkan aktivitas liburan dan after-school program.
Baca Juga: 10 Tempat Kursus Online Bersertifikat, Gratis hingga Berbayar Mulai Rp29 Ribu
7. Alhazen Academy
Lembaga ini menggabungkan STEM dengan Islamic Leadership, mendukung pengembangan anak dalam era industri 4.0.
Programnya terbagi menjadi entry level, jump high, intermediate, dan advance. Anak bisa belajar membuat game, animasi, maupun aplikasi interaktif dengan pendekatan kreatif.
8. Timedoor Academy
Berlokasi di Denpasar, Bali, Timedoor Academy merancang program untuk anak SD hingga remaja 18 tahun.
-
Usia 5–7 tahun: belajar literasi komputer dan membuat game 3D sederhana.
-
Usia 8–12 tahun: berkolaborasi dalam pembelajaran logika coding, termasuk VR/AR dan IoT.
-
Usia 13–18 tahun: memperdalam sintaks pemrograman dengan proyek nyata, seperti JavaScript, HTML, dan CSS.
Kelas tersedia online dan offline.
9. Rumah Coding
Rumah Coding hadir di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Batam, dan daerah lainnya.
Programnya terbagi dua:
-
Kelas Zahran (TK): dasar komputer, keamanan internet, serta pembuatan aplikasi, game, dan animasi sederhana.
-
Kelas Zhafir (SD): fokus pada pemrograman lebih mendalam, binary, sequence, loops, hingga problem solving.
10. Koding Akademi
Dikenal juga sebagai Bali Coding Club by Mediatech Indonesia, kursus ini menyasar anak hingga dewasa (4–25 tahun).
Program menariknya antara lain:
-
Animasi & Game Coding Creator-Junior 2.0 untuk usia 4–6 tahun.
-
Roblox Programming with Lua Scripts 2.0 untuk usia 8–12 tahun.
Dengan platform seperti Tynker, anak bisa belajar coding lewat game dan animasi visual yang mudah dipahami.
11. Hacktivkidz
Kursus ini berfokus pada coding animasi dan game. Ada dua program utama:
-
Pictoblox: belajar coding dasar dan animasi.
-
Membuat Games: mengenal logika programming serta tools Roblox.
Program ini mendorong anak memahami dasar-dasar pemrograman sekaligus menyalurkan kreativitas mereka.
12. DUMET School
Berbasis di Jakarta dan Depok, DUMET School sudah meluluskan lebih dari 8000 siswa.
Kursus coding di sini bisa diikuti anak usia 8–12 tahun. Setelah menyelesaikan program, anak bisa membuat game sederhana sendiri, sekaligus lebih siap mempelajari bahasa pemrograman lain.
Cabangnya ada di Grogol, Kelapa Gading, Srengseng, Tebet, dan Depok. Buka setiap hari, Senin–Minggu, pukul 09.00–21.00.
Itulah 12 rekomendasi kursus coding anak di Indonesia yang bisa jadi pilihan.
Dengan berbagai metode, lokasi, hingga kurikulum yang berbeda, orangtua bisa menyesuaikan pilihan sesuai usia, minat, dan budget.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Reizka Kemala Nazar




