POJOKSATU.id — Royal Derby kembali menyuguhkan drama panas di lanjutan Week 6 MPL Indonesia Season 15. Bertempat di MPL Arena, Jakarta, Minggu (4/5/2025), ONIC Esports sukses menumbangkan sang rival abadi, RRQ Hoshi, dengan skor akhir 2-1.
Kemenangan ini tak hanya memperpanjang napas ONIC menuju babak playoff, tetapi juga menjadi pembalasan manis atas kekalahan mereka pada pertemuan pertama musim ini.
Laga ini mempertemukan dua tim yang tengah bertarung di papan atas klasemen. RRQ datang dengan catatan impresif, sementara ONIC berusaha menjaga konsistensi demi tetap bersaing menuju babak gugur.
Kedua tim pun menurunkan skuad terbaik. RRQ menampilkan Toyy, Idok, Rinz, Sutsujin, dan Dyrennn, sementara ONIC mengandalkan Savero, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Lutpiii.
Game 1: RRQ Tampil Menggila, ONIC Tak Berkutik
Pada game pembuka, dominasi penuh ditunjukkan oleh RRQ. Draft hero mereka diisi oleh Selena, Hayabusa, Granger, Chip, dan Esmeralda.
Sementara itu, ONIC mengandalkan Harith, Kalea, Hilda, Pharsa, dan Lancelot.
Sejak early game, RRQ langsung menekan. Mereka mengamankan Turtle tanpa gangguan dan unggul jauh dalam hal gold serta kill—dengan skor 11-3 saat memasuki menit ke-9. Dominasi itu berpuncak saat mereka sukses mengakhiri pertandingan dalam waktu 14 menit saja.
Permainan luar biasa dari Dyrennn dengan Esmeralda menjadi sorotan. Ia meraih satu kill dan menyumbang 14 assist, cukup untuk menobatkannya sebagai MVP game pertama.
Game 2: Duel Sinematik, ONIC Balikkan Keadaan
Game kedua berubah menjadi laga penuh tensi dan jual beli serangan. RRQ datang dengan Joy, Granger, Gatotkaca, Khaleed, dan Kadita. Sementara ONIC mengusung Pharsa, Hylos, Hayabusa, Harith, dan Badang.
Kedua tim bermain imbang hingga menit ke-5. RRQ masih unggul secara objektif dengan mengamankan tiga Turtle dan Lord pertama.
Bahkan mereka sempat menghancurkan dua turret base ONIC.
Namun segalanya berubah setelah ONIC mendapatkan Lord pada menit ke-18.
Di bawah komando Kairi yang tampil luar biasa dengan Hayabusa—mencatatkan 10 kill dan 8 assist—ONIC berhasil membalikkan keadaan dan menghancurkan base RRQ pada menit ke-21. Kemenangan dramatis ini membuat skor imbang 1-1 dan memaksa laga berlanjut ke game ketiga.
Game 3: Serangan Cepat ONIC Berbuah Kemenangan
Penentuan Royal Derby diwarnai permainan cepat dari ONIC. Mereka menggunakan hero Benedetta, X-Borg, Granger, Faramis, dan Gatotkaca.
Sementara RRQ membalas dengan Harith, Lucas, Mathilda, Badang, dan Cecilion.
ONIC langsung unggul sejak menit awal dan memimpin gold hingga tiga ribu di menit ke-6. Meski begitu, RRQ menunjukkan ketangguhan dengan bertahan dari dua kali serangan Lord.
Namun, pertahanan RRQ akhirnya runtuh ketika ONIC mengamankan Lord ketiga di menit ke-17.
Tak ingin menyia-nyiakan peluang, ONIC menutup pertandingan hanya semenit kemudian—memastikan kemenangan 2-1 atas sang Raja.
Kebangkitan ONIC, Efek Kembalinya Coach Yeb
Kemenangan ini menandai kebangkitan ONIC Esports, yang kini mencatatkan enam kemenangan dan lima kekalahan di regular season.
Tak hanya menjadi pembalasan atas kekalahan telak 0-2 dari RRQ pada Week 1, hasil ini juga memperlihatkan dampak positif dari kembalinya Coach Yeb ke kursi pelatih kepala.
Sebelumnya, ONIC sempat ditangani oleh Adi yang kini tetap berperan sebagai asisten pelatih.
Kembalinya Yeb terbukti memberikan sentuhan taktis yang signifikan, terutama dalam membangun mental comeback dan eksekusi di late game.
Dengan performa yang mulai stabil, peluang ONIC untuk kembali mengejar gelar juara keenam mereka di MPL ID terbuka lebar.
Namun, mereka harus terlebih dulu memastikan tiket ke babak playoff sebelum berbicara lebih jauh soal trofi. ***

