POJOKSATU.id - ONIC Adi mengungkapkan perihal perubahan bursa transfer di timnya melalui postingan di akun pribadi X pada hari Senin (25/12/2023).

Ia dengan bangga mengumumkan bahwa timnya, yang dikenal sebagai tim landak kuning, akan menambah kekuatan dengan kehadiran mantan juara M1 dari tim EVOS.

Sejauh ini, rumor seputar perpindahan pemain dan pelatih dalam komunitas MLBB semakin menghangat, menyusul berakhirnya sejumlah turnamen di scene MLBB tahun ini.

Dalam dunia MOBA, perombakan pemain merupakan langkah strategis yang sangat vital bagi tim-tim yang ingin meningkatkan kolaborasi dan kinerja mereka.

Upaya ini diarahkan untuk mencapai hasil yang lebih baik pada musim mendatang.

Baca Juga: Onic Esports vs AP Bren dalam Pertarungan Sengit M5 World Championship Upper Bracket Final

Kabar terbaru menunjukkan bahwa beberapa pemain telah terlibat dalam proses bursa transfer ini, dan Adi sendiri mengonfirmasi keikutsertaannya bersama mantan juara M1 melalui akun pribadinya.

Tentu saja, pertanyaan besar bagi para penggemar adalah, siapakah mantan juara M1 yang akan bergabung dengan ONIC Adi?

Pada Senin (25/12), mantan pelatih RRQ Hoshi, Adi, mengumumkan melalui cuitan di akun pribadinya bahwa ia akan bersama dengan seseorang yang pernah meraih gelar juara M1.

Dengan penuh antusias, Adi menulis, "Akhirnya bisa satu tim sama yang pernah juara M1."

Informasi tambahan menyebutkan bahwa tim yang berhasil menjadi juara pada M World Championship edisi pertama adalah EVOS Legends, terjadi di Malaysia pada tahun 2019.

Menariknya, pemain dan pelatih yang pernah membawa EVOS Legends meraih kemenangan di ajang M1 tampaknya sudah tidak aktif di dunia kompetitif saat ini.

Baca Juga: Rahasia Kemenangan Onic Esports Atas Rebellion Zion Pada MPL ID S12 Leg Ke-2

Pertanyaannya sekarang, siapakah rekan Adi yang pernah menjadi juara M1 yang akan bergabung dengannya dalam tim?

Dari gelaran MPL ID S12 yang baru-baru ini berlangsung, hanya satu pemain dari EVOS Legends yang terlihat masih aktif dalam dunia kompetitif, yaitu Rekt.

Ia memperkuat tim Alter Ego Esports sebagai roamer.

Penting untuk diingat bahwa pencapaian luar biasa yang diraih oleh EVOS Legends pada M1 silam menjadi sebuah tonggak sejarah yang signifikan bagi komunitas esports di Indonesia.

Hingga saat ini, hanya EVOS Legends yang bersama pemain seperti Oura dan timnya yang berhasil meraih gelar juara dunia, memberikan kontribusi besar pada prestasi esports Indonesia.

Setelah kemenangan bersejarah tersebut, sayangnya, hingga saat ini, dominasi dalam gelaran M-Series tampaknya tetap berada di tangan tim asal Filipina, yang telah berhasil meraih gelar sebanyak empat kali dalam empat edisi terakhir.

ONIC Esports memiliki peluang untuk menghentikan rentetan dominasi tersebut pada gelaran M5 yang baru saja berlangsung.

Namun, harapan itu pupus setelah mereka mengalami kekalahan di babak grand finals oleh pasukan AP Bren dengan skor akhir 4-3.

Meskipun demikian, perjuangan ONIC Esports tetap menjadi inspirasi bagi para penggemar dan komunitas esports di Indonesia.

Dengan hasil yang kurang memuaskan tersebut, tim landak kuning (ONIC Esports) mungkin akan mempertimbangkan melakukan perombakan dalam daftar pemainnya untuk mempersiapkan musim mendatang.

Baca Juga: ONIC Esports Raih Juara 2 di World Championship M5

Tujuannya tentu agar mereka bisa tampil lebih baik dan mengatasi tantangan yang akan datang dengan lebih baik.

Perubahan dalam roster adalah suatu langkah strategis yang umumnya diambil oleh tim esports setelah mengalami hasil yang dianggap kurang optimal, dengan harapan mendatangkan energi baru dan memperbaiki performa tim secara keseluruhan.

Dengan mempertimbangkan informasi terkini tentang perpindahan pemain dan staf di dunia esports, terlihat bahwa beberapa nama besar seperti Donkey, Oura, Luminaire, dan Rekt telah tidak berkompetitif atau status mereka belum jelas.

Adi, yang sebelumnya bekerja dengan Zeys di SEA Games 2023, telah memberikan kontribusi di luar lingkup kompetitif.

Analis Ade Setiawan telah beralih ke dunia streaming, sementara Wannn tampaknya tidak mungkin bergabung dengan ONIC karena absen dalam kompetisi untuk waktu yang lama.

Dalam konteks EVOS M1, satu nama yang mungkin terlewat adalah Nat, yang merupakan manajer tim saat itu.

Kemungkinan perpindahan Andi Ryannicko atau ONIC Riggs, yang mengunggah story "Looking for Team," dapat membuka peluang bagi perubahan manajerial di ONIC Esports.

Ada kemungkinan bahwa Nat, yang sebelumnya menjadi manajer EVOS M1, dapat menjadi kandidat yang cocok sebagai manajer baru di ONIC Esports MPL Indonesia.

Cocoklogi dari RevivaLTV memunculkan spekulasi menarik tentang kemungkinan perubahan di dalam tim.

Tentu saja, kita perlu menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih pasti.***