POJOKSATU.id — Setelah lama dinantikan, EVOS Ladies akhirnya resmi melakukan comeback ke scene kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Tim yang kini kembali mengusung nama EVOS Lynx ini hadir dengan nafas baru, diperkuat deretan pemain veteran serta talenta muda yang siap menorehkan sejarah di ranah esports wanita Indonesia.
Nama EVOS Lynx tak asing di telinga para pejuang Land of Dawn, khususnya penggemar esports tanah air.
Tim ini pernah menjadi ratu di arena Mobile Legends Ladies, dengan sederet prestasi bergengsi yang melejitkan nama mereka ke puncak.
Pada musim 2020 dan 2021, EVOS Ladies sukses memborong trofi Woman Star League (WSL) hingga dua musim berturut-turut, termasuk mengunci kemenangan gemilang dengan skor telak 3-0 atas Alter Ego Nyx di laga grand final.
Sayangnya, setelah puncak kejayaan itu, tim memutuskan vakum dari kancah kompetitif pada penghujung 2022.
Keputusan tersebut membuat banyak fans penasaran dan bertanya-tanya soal masa depan skuad sang Macan Putih.
Namun, pertanyaan itu kini terjawab jelas.
Tahun 2025, EVOS Esports mengumumkan bahwa EVOS Lynx siap kembali mengaum, kali ini dengan komposisi pemain yang membawa warna baru namun tetap berakar pada pengalaman.
Roster Baru: Veteran Bertaji, Pemain Muda Bertalenta
Dalam momen Parade Satu EVOS 2025 yang digelar meriah di Revo Mall Bekasi, EVOS Esports memperkenalkan kembali tim wanita andalan mereka, EVOS Lynx.
Walau roster lengkapnya belum diumumkan ke publik secara detail, bocoran dari internal tim menyebutkan bahwa skuad ini akan diperkuat oleh nama-nama legendaris yang sebelumnya sempat membawa kejayaan EVOS Ladies di masa emasnya.
Kembalinya para pemain senior ini bukan hanya sekadar reuni nostalgia, melainkan menjadi senjata utama untuk membangun fondasi tim yang kuat dan solid.
Pengalaman yang mereka bawa diharapkan bisa menjadi pegangan bagi pemain-pemain muda yang kini turut meramaikan komposisi skuad.
Kombinasi antara jam terbang veteran dan energi fresh dari talenta baru menjadi kunci optimisme EVOS Lynx dalam menatap kompetisi di tahun ini.
Persaingan Sengit, Siap Tempur di Meta Baru
Tidak bisa dipungkiri, scene Mobile Legends wanita kini berkembang jauh lebih kompetitif ketimbang dua tahun lalu.
Sejumlah tim besar seperti Bigetron Era, GPX Basreng hingga MBR Delphyne telah memperkuat posisi mereka di peta kekuatan MLBB ladies, bahkan menjadi langganan final di berbagai turnamen bergengsi regional hingga internasional.
Situasi ini membuat EVOS Lynx tak bisa hanya mengandalkan nama besar di masa lalu. Mereka harus beradaptasi dengan meta terbaru, memperkuat strategi makro dan mikro, hingga mempertajam chemistry antar pemain jika ingin kembali berada di puncak.
Namun, dalam berbagai pernyataan, manajemen EVOS tetap percaya diri.
Mereka menegaskan bahwa kembalinya EVOS Lynx bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah langkah serius untuk kembali membangun kejayaan dan menciptakan tonggak baru di scene esports wanita Indonesia.
Kehadiran para pemain berpengalaman dan rookie bertalenta juga menjadi jaminan bahwa EVOS Lynx tidak akan sekadar menjadi pelengkap di papan klasemen.
Menyalakan Asa Esports Wanita
Comeback EVOS Lynx bukan hanya jadi kabar gembira untuk para EVOS Fams, tetapi juga menjadi sinyal kuat bagi pertumbuhan ekosistem esports wanita di Indonesia.
Kehadiran tim-tim ladies di kompetisi utama sudah bukan lagi formalitas belaka. Mereka kini punya kapasitas dan kualitas untuk menyuguhkan pertarungan tak kalah seru dari divisi pria.
Manajemen EVOS Esports pun berharap langkah mereka bisa memantik semangat lebih banyak organisasi untuk berani membentuk divisi ladies yang kuat dan kompetitif.
Sebab, panggung esports wanita saat ini semakin menarik perhatian, apalagi dengan adanya panggung internasional seperti Esports World Cup yang semakin membuka peluang bagi tim-tim wanita asal Indonesia untuk unjuk gigi di level global.
Kembalinya EVOS Lynx ke arena Land of Dawn membawa harapan besar, bukan cuma untuk memburu gelar, tetapi juga sebagai inspirasi bagi talenta-talenta muda wanita di seluruh Indonesia yang bermimpi menapaki jalur profesional di dunia esports. ***

