POJOKSATU.ID — Kick Off West Java Economic Society (WJES) 2025 resmi digelar di Bale Pasundan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan tahunan yang telah memasuki tahun ke-6 ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan rekomendasi implementatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Mengangkat tema “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Daerah untuk Mendorong Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan”, WJES 2025 hadir sebagai respons terhadap tantangan ekonomi global dan domestik yang diwarnai ketidakpastian, tekanan inflasi, serta kesenjangan sosial dan infrastruktur.
Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat, Prof. rer. nat. Martha Fani Cahyandito, menyampaikan bahwa WJES merupakan forum yang menjembatani hasil riset akademis dengan kebijakan pemerintah.
Salah satu rangkaian utamanya, Call for Recommendative Papers (CFRP), kembali dibuka untuk menggali ide, gagasan, dan inovasi dari kalangan akademisi hingga masyarakat umum. Nantinya, karya terbaik akan dihimpun dalam buku kumpulan riset kebijakan yang dapat menjadi referensi penting dalam perumusan kebijakan ekonomi daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj. Lusi Lesminingwati, menegaskan pentingnya memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi ekonomi hijau, penguatan kapasitas masyarakat, serta tata kelola pembangunan yang partisipatif.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur, turut menyampaikan harapannya agar sinergi antar unsur Pentahelix di Jawa Barat melalui forum WJES dapat memperkuat penyusunan rekomendasi kebijakan ekonomi yang adaptif, responsif, dan progresif terhadap berbagai tantangan yang ada.
Baca Juga: UPDATE JADWAL Penting PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Tahap 1, Jangan Sampai Ada yang Tertinggal!
Tahun ini, CFRP WJES 2025 mulai menerima pengumpulan abstrak sejak 7 Mei hingga 6 Juli 2025.
Sebanyak 50 abstrak terpilih akan diumumkan pada 21 Juli 2025, lalu dilanjutkan pengumpulan full paper hingga 30 September 2025.
Berbeda dari tahun sebelumnya, para peserta terpilih tahun ini akan mendapatkan sesi pendampingan dan pelatihan dari para ahli sebelum penjurian final.
Seminar Nasional WJES akan menjadi puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025.
Selain itu, dalam rangka menjaring peserta yang lebih beragam dan inklusif, diseminasi CFRP WJES 2025 akan dilaksanakan di empat daerah, yakni Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi, dan Karawang.
Melalui rangkaian ini, WJES 2025 diharapkan menjadi katalis transformasi bagi pembangunan ekonomi Jawa Barat yang istimewa, inklusif, dan berkelanjutan. ***



