POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, resmi memulai tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui agenda Kick Off Meeting di Balai Kota Depok, Selasa 9 Desember 2025.
Forum ini menandai awal perumusan kebijakan pembangunan yang mengadopsi pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS) demi memastikan keterpaduan lintas sektor yang solid.
Chandra menekankan bahwa visi pembangunan tahun 2027 akan bertumpu pada pilar kelestarian, pemerataan akses publik, dan penciptaan Sumber Daya Manusia yang unggul.
Baca Juga: Iuran BPJS Tak Pernah Dipakai, Ke Mana Uangnya Mengalir? Begini Sistemnya
"Tahun 2027 mengusung tema Peningkatan Daya Saing Daerah Menuju Depok Maju, saya tekankan orientasi pembangunan pada tiga hal, yaitu lingkungan, pemerataan akses, serta SDM unggul, ujarnya.
Perencanaan matang ini dirancang khusus untuk menjawab lima isu strategis mulai dari kualitas SDM, kesejahteraan sosial, infrastruktur berkelanjutan, pemerataan ekonomi, hingga optimalisasi tata kelola pemerintahan.
Komitmen terhadap pemenuhan layanan dasar dan berkelanjutan global juga menjadi prioritas utama dalam kerangka kerja pemerintah daerah mendatang.
"Pencapaian Program Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga menjadi bagian dari isu besar pembangunan, selain pencapaian SPM dan SDGs merupakan komitmen layanan dasar dan pembangunan berkelanjutan untung meningkatkan kualitas SDM," jelasnya.
Chandra memastikan bahwa proses penyusunan rencana ini akan berjalan beriringan dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada aparatur wilayah untuk melakukan pengawasan ketat agar kualitas pembangunan di Depok semakin terarah dan tertib.
Baca Juga: Selamatkan Ciremai, Obor Cirtim : Pengusaha Rusak Kawasan Lereng Gunung
"Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi dengan akademisi, media, masyarakat, camat, lurah, dan stakeholder lainnya, pengawasan harus melekat terutama untuk camat dan lurah di wilayah" tandasnya.
"Jangan ada lagi pembangunan ugal-ugalan, masih banyak masalah yang harus diselesaikan mari kita benahi bersama," tutupnya.***




