POJOKSATU.id - Menutup lembaran tahun 2025, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menjadikan apel pagi terakhir sebagai momentum krusial untuk menabuh genderang perang terhadap perusakan ekosistem kota.

Chandra memuji ketegasan Satpol PP dan dinas terkait yang tak henti menertibkan bangunan ilegal di sempadan sungai karena dianggap vital dalam mencegah penyumbatan aliran air.

"Penegakan aturan ini bukan tanpa alasan. Ini adalah upaya menjaga lingkungan dan keselamatan bersama. Pemerintah Kota tidak akan mentolerir pelanggaran yang merusak lingkungan," tegasnya, Senin 29 Desember 2025.

Baca Juga: Panduan Lengkap Libur 2026, SKB 3 Menteri Atur Cuti Bersama, ASN dan Pekerja Swasta Wajib Tahu

Ia mengingatkan bahwa ancaman bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem yang kini mengepung Indonesia adalah sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan oleh warga Depok.

Adaptasi terhadap perubahan iklim harus segera diwujudkan melalui pola pembangunan yang tidak melawan alam serta revolusi perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Mari memperkuat solidaritas, meningkatkan kolaborasi lintas perangkat daerah, dan menjaga semangat kebersamaan," imbaunya.

Baca Juga: Tak Perlu Cemas, Pemerintah Siapkan Anggaran dan Jaminan Sosial untuk PPPK Paruh Waktu

"Menurutnya, capaian pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah merupakan bukti bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan," tutupnya.***