POJOKSATU.id, MADIUN-- Warga kota Madiun menceritakan sejumlah kesombongan yang sering ditunjukkan oleh calon Walikota Madiun Maidi.
Misalnya seorang warga bernama Kartoharjo menceritakan sosok Maidi selalu menyatakan tak ada pihak yang mampu menyaingi kebaikannya selama memimpin pemerintahan Kota Madiun.
Karena itu, warga yang pernah dibantu tidak boleh mengalihkan dukungan dan meninggalkannya saat pelaksanaan Pilkada November mendatang.
Bahkan pada kesempatan lainnya, Maidi juga pernah mengungkit-ungkit kebaikan yang pernah dia berikan kepada warganya.
"Lek wani ninggal lapak-lapakku balekno (Kalau berani meninggalkan, kembalikan lapak-lapak saya)," kata Maidi dikutip, Kamis (25/7/2024).
Tak ayal, bagi Ketua LSM Garis Pakem Mandiri Kota Madiun, Rohman S menilai Maidi sungguh tidak layak menjadi pemimpin kota Madiun.
Karena itu, Rohman mendesak Maidi untuk memperbaiki cara komunikasinya dengan rakyat secara lebih etik dan menjaga situasi di kota Madiun supaya lebih kondusif.
“Apakah sosok seperti itu bisa dijadikan pemimpin untuk ke depannya? Seharusnya dengan titel yang berderet, cara komunikasinya bisa lebih santun. (Dimana) Itu mencerminkan orang yang berluhur budi serta cerdas," ujar dia.
Baca Juga: Bey Machmudin Tinjau Lokasi Gempa Kuningan, Pastikan Penanganan Optimal
Sementara itu, Sugiono, warga Kecamatan Manguharjo bahkan sempat mendengar Maidi mengatakan dirinya sebagai sosok yang tidak bisa dikalahkan oleh pasangan manapun.
Bahkan dengan menggandeng monyet sekalipun, Maidi yakin bisa memenangkan pilkada Kota Madiun.
Pernyataan tersebut tanpa tedeng aling-aling seringkali disampaikan Maidi dalam banyak pertemuan.
“Dia (Maidi) sering mengatakan hal itu. Saya ini, dengan monyet sekalipun, pasti akan menang pilkada,” tutur Sugiono menirukannya. ***




