POJOKSATU.id - Insiden berdarah dilaporkan terjadi usai Pilkada 2024 di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Seorang pria membacok pria lainnya dengan parang diduga karena alasan beda pilihan kepala daerah.

Sebelum terjadi pembacokan, korban dan pelaku sempat terlibat ceckcok meributkan perbedaan pilihan pasangan calon bupati.

Korban, seorang pria berusia 38 tahun dilaporkan kritis dan tengah mnjalani perawatan di rumah sakit.

Korban mengalami luka bacok serius di pipi kanan hingga telinga.

Tidak hanya itu beberapa jari tangan kanannya nyaris putus karena luka sayatan parang.

Menurut keterangan istri korban, suaminya sempat terlibat cekcok dengan pelaku berinisial FAN.

Keduanya terlibat adu mulut terkait paslon bupati usai memilih di bilik suara.

Baca Juga: Daftar Korban Bencana Longsor di Sibolangit Deli Serdang, 24 Luka 7 Meninggal Dunia

Istri korban mengatakan setelah cekcok pelaku sempat pergi dan kembali lagi sambil membawa parang.

"Pergilah dia sebentar, dia datang lagi udah bawa parang langsung hajar suamiku," kata Ernawati, istri korban.

Kasus ini saat ini tengah ditangani oleh Polres Tapanuli Tengah.

Namun kepolisian memberikan keterangan berbeda dari istri korban.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kasus ini tidak ada kaitannya dengan beda pilihan politik melainkan memang sudah ada dendam pribadi sejak lama.

"Antara korban dengan pelaku ada selisih paham dan pertengkaran pribadi, jadi tolong disangkut-sangkutkan dengan yang lain," kata Kompol Soedarjanto, Wkalpolres Tapanuli Tengah.***