POJOKSATU.id, JAKARTA-- Kehadiran langsung relawan Pendekar 08 membawa dukungan dan semangat baru bagi masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Kecamatan Kuwus Barat.

Selain menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, para relawan turut mendampingi warga yang masih menghadapi situasi sulit pascagempa.

Camat Kuwus Barat Francis Kusudukis mengapresiasi relawan Pendekar 08 yang datang langsung menemui dan mendampingi masyarakat.

Menurut dia, kehadiran para relawan serta bantuan yang disalurkan memberikan semangat baru bagi warga di tengah proses pemulihan.

Baca Juga: 20 Contoh Soal IPS Terintegrasi OMI 2026 MTs-SMP Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan

“Kami atas nama pemerintah, baik masyarakat, apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu, luar biasa dari trauma healing, bantuan, lihat mama-mama sekarang sudah gembira dengan kehadiran Bapak,” kata Francis, Rabu (2/9/2026).

Francis menjelaskan, sebanyak 826 rumah di Kecamatan Kuwus Barat mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat. Gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum dan bangunan masyarakat.

Kantor Kecamatan Kuwus Barat dilaporkan mengalami kerusakan total. Sejumlah rumah adat di wilayah tersebut juga turut terdampak.

Di Dusun Ndaung, Desa Compang Kolang, sedikitnya 21 rumah mengalami kerusakan berat. Warga yang rumahnya tidak lagi dapat dihuni terpaksa bertahan di luar rumah dengan perlindungan seadanya menggunakan terpal.

Baca Juga: Data yang Diterima Pojoksatu, SLHS di Purwakarta Nyata Dipalsukan, Kabarnya Satu SLHS Puluhan Juta

“Harapan masyarakat terkait dengan rumah yang rusak berat, yang tidak bisa dihuni, dia hanya dapat bantuan kalau bisa karena nginap di luar seperti ini, hanya tinggal di terpal, maka diharapkan bisa dibantu untuk dibangunkan rumah, karena mereka tidak bisa masuk rumah maka dia harus buat kemah di luar, apalagi sebentar lagi musim hujan,” ujarnya.

Salah seorang warga terdampak bernama Vincenius Salisman, bersyukur dirinya bersama istri dan kedua anaknya selamat dari gempa. Ketika guncangan terjadi dan bagian rumahnya mulai runtuh

Vincenius juga mengaku terharu karena berbagai pihak datang memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Jadi untuk sekarang saja saya sangat bersyukur karena ada berbagai pihak yang membuka mata untuk bisa membantu kami. Ada yang berupa beras, mie, tikar, lalu yang saya sendiri sangat merasa bersyukur, sangat luar biasa seperti yang terjadi sekarang,” ujar Vincenius.

Apresiasi serupa disampaikan warga lainnya, Emiliano Sutapia. Menurut dia, perhatian dan bantuan yang diberikan Pendekar 08 sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak gempa.

“Kesannya ya kami berterima kasih kepada Pendekar 08, semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” ujar Emiliano.

Diketahui, dalam aksi kemanusiaan tersebut, Pendekar 08 menyalurkan bantuan yang mencakup kebutuhan tempat berlindung, bahan pangan, keperluan keluarga dan anak-anak, serta perlengkapan kebersihan.

Bantuan yang diberikan antara lain dua paket tenda komando dan paket sembako. Kebutuhan keluarga dan anak-anak juga menjadi perhatian melalui penyaluran satu dus popok, satu dus makanan pendamping anak Promina, serta satu dus susu SGM. Sementara itu, kebutuhan kebersihan diri dipenuhi melalui bantuan satu dus sabun mandi, satu dus sikat gigi, dan dua dus pasta gigi.

Kehadiran Pendekar 08 di Kecamatan Kuwus Barat merupakan bagian dari aksi kemanusiaan organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ancilla Yanny Irmella.***