POJOKSATU.ID - Nasdem dan PKS launching kantor Sekretariat Bersama (Sekber), untuk menerima pendaftaran paserta Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Kabupaten Cirebon.

Ketua tim 8, Hermanto mengatakan tim 8 di bentuk atas kesepakatan Nasdem dan PKS yang ditugaskan sebagai panitia penjaringan Bacakada.

"Aggota tim 8 ini, 4 dari Nasdem dan 4 dari PKS. Nantinya, mereka yang akan melakukan seleksi peserta yang mendaftar Bacakada di Sekber," ucapnya Rabu (5/6).

Hermanto melanjutkan sebelumnya sudah ada yang mengambil formulir pendaftaran dari masing-masing kader partai, lima dari Nasdem dan 3 dari PKS. 

"Yang sudah mendafatar otomatis terdafatar. Walaupun ini baru launching kantor Sekbernya. Kami juga mengundang kader-kader terbaik maupun masyarakat yang mempunyai tujuan membangun Kabupaten Cirebon, untuk mendaftar sebagai Bacakada," tuturnya.

Selain itu, koalisi Nasdem PKS, lanjut Hermanto tidak menutup pintu bagi kader partai lain, untuk mendaftar di Sekber Nasde PKS.

Baca Juga: Latihan Soal Testing CASN 2024, Seleksi Kompetensi Sosial Kultural, Hukumnya Wajib Dimiliki Semua ASN

"Kami membuka pintu selebar-lebarnya, maupun dari partai merah, kuning, putih, hijau. Kalau mendaftar melalui kami silahkan saja. Begitu juga, dengan partai lain yang ingin ikut berkoalisi, kami akan membuka pintu selebar-lebarnya.

Hermanto menegaskan Koalisi PKS dan Nasdem sebagai kendaraan sudah siap mengarungi Pilkada 2024. Pembukaan di koalisi bersama dimulai sejak tanggal 5 samapai dengan 30 Juni.

“Kami membuka koalisi bagi partai lain dengan poin penting kesederajatan posisi. Kader partai lain pun terbuka untuk bisa mendaftarkan diri di partai koalisi,” ujarnya.

Disinggung terkait mahar politik yang jumlahnya milliaran bagi calon Bacakada, Hermanto memastikan koalisi PKS dan Nasdem tanpa mahar apapun. 

Baca Juga: Gegara Gosip Negatif Miliki Hubungan Spesial, Sarwendah Akui Sempat Membuat Betrand Peto Takut Dekat dengannya

“Tidak ada mahar yang terpenting memiliki niatan baik untuk membangun Kabupaten Cirebon,” tegasnya.

Hermanto memastikan tidak ada prioritas atau diistimewakan bagi setiap calon baik dari Nasdem maupun PKS, pastinya akan dilakukan objektif disesuaikan dengan survei.

“Kami sudah menyiapkan lembaga survei independen untuk setiap calon yang mendaftarakan diri,” tutupnya.