POJOKSATU.ID,- Komandan Distrik Militer (Dandim) 0620/ Kabupaten Cirebon, melaksanakan kegiatan upacara pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan tema "Darma Bakti TMMD dan dilanjutkan dengan peninjauan Bazar hasil UMKM. Berlangsung di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Rabu (24/07/2024)

Pantauan pojoksatu bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Pj Bupati Cirebon H Wahyu Mijaya, yang diikuti oleh seluruh jajaran TNI, Polri , Forkopimda serta tokoh masyarakat.

Wahyu Mijaya, menyampaikan apresiasi kepada Dandim 0620 Kabupaten Cirebon dan Danrem Siliwangi atas pemilihan Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon sebagai lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). 

Menurutnya, program ini dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat setempat, terutama dalam pembangunan Jembatan Cikabar yang strategis.

"Jembatan Cikabar menghubungkan perekonomian, penduduk, dan jalur usaha tani. Kami sangat berterima kasih atas pembangunan ini," ungkap Wahyu Mijaya. 

Baca Juga: Tawuran dan Kenakalan Remaja di Cirebon: Tantangan dan Solusi

Selain pembangunan jembatan, TMMD juga melibatkan kegiatan lain seperti renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) dan berbagai program non-fisik.

"Program non-fisik ini sangat penting, seperti penyuluhan tentang stunting dan berbagai topik lainnya. Kami juga mengapresiasi hal ini," tambah Wahyu. 

Dikesempatan itu Ia menekankan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik dan non fisik. "Tetapi juga mempererat hubungan antara komponen masyarakat dan meningkatkan pertahanan wilayah," pungkas Wahyu. 

Sementara itu, Dandim 0620/Kab Cirebon Letkol Inf Aditya Wira Respati menjelaskan, fokus utama program ini bukan hanya pada infrastruktur seperti pembangunan jembatan dan jalan penghubung, tetapi juga pada aspek non fisik, termasuk penyuluhan dan implementasi yang mendukung percepatan pembangunan.

"Sasaran fisik ada 3 sasaran yaitu jembatan Cikabar, jalan penghubung dari Gunung Ketih ke Cibalong, dan pipanisasi. Serta sasaran non fisik, bagaimana yakni menciptakan atau memberikan penyuluhan-penyuluhan dan implementasinya nanti bisa di manfaatkan dan bisa membantu percepatan pembangunan khususnya," tuturnya.

Arya Wira menjelaskan, Desa Kubang terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat dari musrenbang hingga diterbitkannya SK oleh Bupati, melibatkan kolaborasi antara TNI, kepolisian, dan pemerintah setempat.

"Pemilihan Desa Kubang ini melalui mekanisme yang cukup panjang, jadi penentuan ini dari dua tahun sebelumnya melalu proses musrenbang, kemudian dari koramil koramil dengan kecamatan mengekspos desa-desa yang diajukan, kemudian meninjau kembali.Setelah itu diserahkan ke Kabupaten sampai dengan diterbitkannya SK dari Bupati," jelas Aditya Wira Respati.

Baca Juga: KPK Diminta Kembalikan Rumah Istri Rafael Alun, Begini Bunyi Putusan MA

 

Tambahnya, dalam pelaksanaan kegiatan TMMD Dandim 0620 menurunkan sebanyak 125 personil yang diterjunkan dari seluruh komponen. Selain itu pihaknya juga berkolaborasi dengan Kepolisian dan Pemerintah setempat. 

"Waktu pelaksanaan kegiatan dari 24 Juli sampai 22 Agustus 2024, dan harus selesai dalam jangka waktu tersebut,"tutupnya.