POJOKSATU.ID,- Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TNI AD melakukan kunjungan ke Kabupaten Cirebon. Kunjungan yang dilakukan guna memantau progres dan capaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 yang dilaksanakan oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon di Desa Kubang, Kecamatan Talun.
Selain itu, juga untuk memastikan bahwa semua proyek yang dilaksanakan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf Sambas, mengungkapkan bahwa berbagai proyek pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, telah ditinjau.
Proyek-proyek tersebut meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pembuatan jalan usaha tani, dan pembangunan jembatan.
Sambas menambahkan bahwa secara keseluruhan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen, dengan beberapa proyek tertentu hampir selesai hingga 75 persen.
“Kami yakin semua progres pembangunan akan selesai sebelum penutupan TMMD pada 22 Agustus,” kata Sambas. Pada Senin (12/08/2024)
Baca Juga: YURA PENDAFTARAN SEGERA DIBUKA! Cek informasinya untuk melihat formasi CPNS dan PPPK 2024
Ia juga berharap setelah program TMMD selesai, masyarakat Desa Kubang akan merasakan manfaat nyata dari berbagai pembangunan yang telah dilakukan.
Terutama dalam mempermudah petani mengangkut hasil pertanian berkat jalan usaha tani yang baru dibangun.
Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga serta memelihara hasil pembangunan agar dapat berkelanjutan di masa mendatang.
“Program TMMD ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujar Sambas,
Sementara, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Aditya Wira Respati, menjelaskan bahwa tim Wasev memberikan masukan dan arahan untuk mengoptimalkan pelaksanaan TMMD.
Baca Juga: Atang Trisnanto Satu Satunya Calon Wali Kota yang Bisa Usung Wakilnya Sendiri Tanpa Harus Koalisi
Ia memastikan bahwa target dan sasaran program kerja akan diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. “Tim Wasev juga memberikan masukan dan arahan yang konstruktif,” jelas Aditya.




