POJOKSATU.id - Tembok penahan tebing setinggi 4 meter di Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk usai diterjang longsor.
Akibatnya dua rumah warga yang berada di Perumahan Malayu, Desa Sirnajaya, Garut rusak akibat tertimpa longsor dan reruntuhan tembok penahan.
Puing reruntuhan rumah yang rusak berat akibat insiden tersebut pun masih berserakan.
Polisi mengatakan, tanda akan adanya longsoran sudah terlihat beberapa hari lalu.
Tembok penahan tebing yang ambruk tersebut diketahui memang sudah mengalami keretakan.
Bencana itu akhirnya terjadi pasca daerah tersebut diterjang hujan deras pada Rabu (19/3).
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah Telak dari Australia, Media Asing Singgung Soal Pemecatan Shin Tae Yong
"Karena kondisi temboknya juga sudah mulai retak menurut saksi, jadi beberapa hari yang lalu sebelum kejadian terjadi hujan yang intensitasnya lumayan tinggi sehingga pada sore itu terjadi longsor," kata Iptu Sona Rahadian, Kapolsek Tarogong Kaler.
Selain merusak dua rumah warga, beberapa rumah lainnya di dua perumahan ini pun terancam longsor susulan karena tanah urukan yang masih labil.
"Beberapa retakan itu juga masih terdapat yang mengancam beberapa rumah. Untuk korban jiwa tidak ada hanya korban materi saja," lanjutnya.
Meski tidak ada korban jiwa, namun dua kepala keluarga terdampak harus mengungsi ke tempat aman.
Sementara ougaj pengembang perumahan masih melakukan rehabilitasi wilayah terdampak bencana menggunakan alat berat.***



