POJOKSATU.id - Dinas Tenaga Kerja Kota Depok mengumpulkan para pelaku Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta dalam agenda sosialisasi dan pembinaan di Balai Kota, Senin 10 November 2025.
Sebanyak 100 LPK swasta yang masih aktif di Kota Depok hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala Disnaker Kota Depok, Sidik Mulyono, mengungkapkan LPK memiliki peran strategis untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Mengupas Motif Politik di Balik Gelar Pahlawan Nasional untuk Suharto
Melalui pelatihan terstandar, LPK menjadi mitra pemerintah untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.
"LPK berperan penting dalam memperkuat daya saing tenaga kerja. Kami ingin memastikan seluruh lembaga pelatihan di Kota Depok memahami kebijakan, regulasi, serta standar penyelenggaraan pelatihan yang berlaku," ungkapnya.
Sidik menyebut kegiatan ini menjadi wadah pemerintah untuk memberikan pendampingan kelembagaan kepada LPK Swasta.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Jadi Solusi atau Masalah Baru bagi Tenaga Honorer Indonesia?
Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan tata kelola, memperkuat legalitas, dan memastikan pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja.
"Dengan sinergi antara pemerintah, LPK, dan industri, kita bisa bersama-sama membangun tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing tinggi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas Disnaker Depok, Yani Lestari, mengonfirmasi 100 LPK yang diundang adalah yang masih aktif beroperasi.
Baca Juga: Benarkah Air Kemasan Tak Lagi Alami? Begini Fakta Industri AMDK Setelah Disorot DPR
"Kami mengundang 100 LPK swasta yang masih aktif agar mereka mendapatkan pembaruan informasi mengenai kebijakan dan regulasi terkini. Hal ini penting supaya pelatihan yang dilaksanakan dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Depok," tutupnya.***




