POJOKSATU.ID - Indonesia hanya diwakili dua pasangan ganda putri pada Kejuaraan Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2024.

Turnamen bulutangkis bergengsi itu akan dihelat di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Ningbo, China, 9-14 April 2024.

Sebagai informasi, BAC 2024 masuk dalam kategori turnamen grade 2 atau setara dengan BWF World Tour Super 1000 dengan total hadiah USD 450 ribu atau sekitar Rp7,1 miliar (kurs 1 USD = Rp15.800).

Baca Juga: Hasil Undian Badminton Asia Championships 2024, Ini Lawan Jojo dan Ginting di Babak Utama

Adapun dua wakil Indonesia di sektor tunggal putri pada BAC 2024 adalah dua juara BWF super 300, Maret lalu.

Yakni juara Swiss Open 2024, Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari dan juara Orleans Masters 2024, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari.

Sementara ganda putri terbaik Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti urung tampil di BAC 2024.

Baca Juga: Dilarang Takbir Keliling dan Konvoi, Simak Alasan Kapolres Minta Takbiran di Masjid Saja

Pasangan yang karib dengan akronim Prifad itu memutuskan mundur dari Kejuaraan Asia 2024 karena Apriyani harus mengikuti program pemulihan pasca-cedera yang dialaminya.

"Kami telah berkonsultasi dengan Medical Director Tim AdHoc PBSI Prof Nicolaas C Budhiparama dan dokter pelatnas lainnya, direkomendasikan supaya Apri lebih fokus ke pemulihan kondisinya saja. Masih agak rawan jika dia diikutsertakan dalam BAC," kata Pelatih kepala ganda putri nasional Indonesia, Eng Hian, Minggu (7/4).

Selain itu posisi Apriyani/Fadia dalam pengumpulan poin menuju Olimpiade Paris 2024 dalam kondisi aman. Kondisi ini telah dilaporkan kepada Ketua Tim AdHoc PBSI yang juga Sekjen PBSI Fadil Imran.

Baca Juga: Jangan Cuma Wacana Diangkat jadi PPPK, Honorer Ajukan 4 Permintaan ke Kemendikbudristek

"Tim sepakat untuk menarik keikutsertaan Apri/Fadia di BAC untuk kepentingan yang lebih besar," ucap Eng Hian yang akrab disapa Didi.

Ganda putri Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi juga memutuskan mundur dari turnamen ini.

Dengan demikian, Tim Merah Putih hanya mengandalkan Lanny/Ribka dan Rachel/Meilysa di BAC 2024.

Sesuai undian Badminton Asia Championships 2024, Lanny Ribka langsung mendapat lawan berat di babak pertama atau 32 besar, Rabu (10/4).

Lanny/Ribka akan menantang unggulan pertama yang juga jagoan tuan rumah, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Baca Juga: Saleh Daulay : Pernyataan Benny Ramdhani Picu Kegaduhan Kelihatannya Ingin Jadi Pahlawan Kesiangan

Sementara Rachel/Meilysa akan menghadapi duo Hong Kong, Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam.

Sudah 28 Tahun Tanpa Gelar

Indonesia sudah cukup lama puasa gelar di sektor ganda putri pada ajang Kejuaraan Asia ini.

Ganda putri terakhir Indonesia yang jadi Juara Asia adalah Finarsih/Eliza Nathanael pada BAC 1996 di Surabaya atau 28 tahun silam.

Baca Juga: Surat Terbuka Connie ke Megawati Soekarnopoetri, Polri Jadi Sorotan

Pada BAC 2024, Indonesia mengirimkan Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari untuk ganda putri.

Di sektor ganda putra ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin untuk ganda putra.

Untuk sektor tunggal putra mengandalkan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Baca Juga: Bey Machmudin Jenguk Korban Kecelakaan Tol Japek Km 58 di RSUD Karawang

Lalu Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo untuk tunggal putri.

Sementara untuk nomor ganda campuran ada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, Adnan Maulana/Nita Violina Marwah, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.***