POJOKSATU.id - Bantaran Sungai Bengawan Solo beberapa waktu ini, terpantau meluap akibat curah hujan yang tinggi.
Kondisi ini, menyebabkan ratusan rumah warga di desa setempat terendam banjir hingga mengganggu aktivitas warga.
Bahkan, saat ini permukaan air Bengawan Solo mengalami kenaikan yang signifikan, hingga mencapai status siaga tiga (mera).
Hal tersebut, disampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Laela Nor Ainy.
Baca Juga: Busuk Mulia
Menurutnya, saat ini beberapa pemukiman rumah warga sudah mulai tergenang banjir, akibat meluapnya sungai Bengawan Solo ini.
Selain itu, banjir juga turut merendam setidaknya ratusan hektar sawah milik warga, yang ada di sejumlah desa setempat.
Pasalnya, hingga kini banjir sudah merendm sekitar 300 rumah warga di beberapa kecamatan yang ada di Bojonegoro.
Lebih lanjut, selain intensitas hujan yang tinggi, meluapnya debit air sungai bengawan solo ini juga dipicu oleh kombinasi kiriman air dari hulu.
Dengan adanya kondisi ini, maka masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dihimbau untuk terus waspada, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir.***



