POJOKSATU.id - Publikasi Kota Depok Dalam Angka 2025 mengungkap fakta mengkhawatirkan bahwa luas lahan sawah di wilayah ini menyusut hingga menyisakan total 61 hektare.

Data yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) ini menjadi peringatan penting bagi ketahanan pangan dan keseimbangan ekologis kota.

Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki, mengonfirmasi bahwa sisa lahan pertanian tersebut kini hanya bertahan di tiga wilayah kecamatan saja.

Baca Juga: Rumah Zakat Bantu 50.695 Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

"Berdasarkan data tahun 2024, lahan sawah di Kota Depok tersebar di Kecamatan Sawangan, Kecamatan Cipayung, dan Kecamatan Tapos," ujarnya, Kamis 18 Desember 2025.

Agus memaparkan bahwa Kecamatan Sawangan menyumbang 4 hektare lahan, dengan pembagian 2 hektare untuk padi dan sisanya bagi tanaman lain.

Kondisi berbeda terlihat di Kecamatan Cipayung yang memiliki 7 hektare lahan sawah namun seluruhnya telah dialih fungsikan untuk tanaman non-padi.

Baca Juga: Tawa di Balik Ejekan, Video Diduga Oknum Guru Merendahkan Pria Tuna Wicara Jadi Sorotan

"Adapun lahan sawah terluas berada di Kecamatan Tapos, yakni mencapai 50 hektare dan seluruhnya masih ditanami padi," tambahnya.

Ia menegaskan bahwa kelestarian lahan yang tersisa ini harus menjadi prioritas bersama agar tidak punah tergerus pembangunan.

"Mari jaga dan manfaatkan tanah dengan bijak, untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," pungkasnya.***