POJOKSATU.ID – Harapan besar untuk membangun Cirebon melalui kontribusi generasi muda kembali digaungkan oleh para mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cirebon UGM atau EGAMA.
Dalam semangat kebersamaan dan pengabdian, mereka menekankan pentingnya peran alumni, khususnya dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), serta pemerintah daerah dalam mendukung langkah-langkah strategis organisasi ini.
Ranita, salah satu mahasiswa UGM asal Cirebon yang aktif dalam EGAMA, menuturkan bahwa dukungan KAGAMA sangat krusial, baik dalam bentuk material maupun koneksi.
Menurutnya, jaringan alumni dapat menjadi jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan dunia profesional serta memperluas wawasan melalui forum berbagi pengalaman.
"Yang kami butuhkan bukan hanya dukungan dana, tetapi juga informasi dan kesempatan belajar langsung dari para alumni. KAGAMA bisa menjadi mitra penting dalam menghadirkan pembicara-pembicara inspiratif untuk memperkaya wawasan kami," ujar Ranita. Senin (28/7/2025)
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam merangkul mahasiswa asal Cirebon dari berbagai perguruan tinggi.
Sebagai contoh, ia menyebut keterlibatan aktif mahasiswa IPB asal Cirebon dalam kegiatan kemasyarakatan yang didukung penuh oleh pemerintah daerah mereka.
"EGAMA perlu mencontoh model sinergi seperti itu. Dengan dukungan dana dan perhatian dari pemerintah daerah, kami bisa menyelenggarakan program-program positif seperti kajian ilmiah hingga pengenalan kampus kepada adik-adik SMA," tambahnya.
Baca Juga: Manasik Umrah Jazirah Nusantara Global Dibimbing Ulama dan Trainer Spiritual
Lebih jauh, EGAMA memiliki visi untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah setelah lulus nanti. Dengan latar belakang ilmu yang beragam, para anggotanya siap membawa pengetahuan dan praktik terbaik dari Yogyakarta ke tanah kelahiran mereka, Cirebon, demi mewujudkan pengelolaan daerah yang lebih baik.
Ketua KAGAMA Cirebon Raya, Heru Subagia, turut menyambut antusias semangat para mahasiswa tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa Cirebon di UGM adalah aset berharga yang perlu didukung, dipetakan potensinya, dan diarahkan untuk menjadi agen perubahan bagi daerahnya.
"Kami di KAGAMA berpikir bagaimana mengenal lebih dalam potensi adik-adik kita di UGM. Dengan sinergi yang baik bersama pemerintah daerah, mereka akan menjadi generasi penerus yang membawa perubahan positif bagi Cirebon," ungkap Heru.
Baca Juga: Arsenio Gaspol di Magelang! Dua Podium Motocross MX2 Jadi Modal Juara Nasional
Dengan tekad dan kolaborasi lintas generasi ini, EGAMA dan KAGAMA berharap mampu menciptakan ekosistem intelektual dan sosial yang produktif, yang bukan hanya bermanfaat bagi anggotanya, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pembangunan Cirebon ke depan.***




