POJOKSATU.id - Wakil Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Kecamatan Pubian.
Namun, selama sidak kantor Kecamatan Pubian, Ardito Wijaya tidak menemukan kehadiran seorang pun pegawai di dalam kantor.
Padahal kedatangannya terjadi pada jam kerja tepatnya pukul 11.00 WIB.
Sidak Wakil Bupati tersebut diunggah di akun Tiktok @barakcodam.
“Kantor Kecamatan Pubian, Lampung Tengah tak ada satupun pegawai saat jam kerja, Rabu (8/11/2023), pukul 11.00 WIB,” keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Sosialisasi dan Pendidikan Politik untuk Pemilih Pemula, Wali Kota Depok Gunakan Lirik Lagu Virgoun
Dalam narasi di video, Ardito menyampaikan bahwa sejak kedatangannya ke kantor Kecamatan Pubian, tidak ada seorang pun pegawai yang berada di sana.
Selain itu, ia juga tidak memiliki informasi mengenai keberadaan seluruh pegawai di kantor kecamatan tersebut.
"Tidak ada orang sama sekali, sekarang masih jam 11 lewat, saya tiba jam 11 tepat," ungkap Ardito.
Dalam video kedua yang diunggah oleh akun yang sama, terlihat Ardito dengan mudah memasuki kantor kecamatan yang sepi.
Ia memeriksa setiap ruangan secara berurutan karena pintunya terbuka.
Di dalam ruangan yang diperiksa oleh Ardito, terdapat aset kantor seperti komputer, printer, dan peralatan lainnya.
Baca Juga: Laporan 5 Warga Depok Terkena Cacar Monyet, Wali Kota Depok: 4 Negatif 1 Masih Nunggu Hasil
"Keterlaluan banget, sebuah kantor kecamatan di jam dan hari kerja sama sekali nggak ada pegawainya," tutur narasi dalam video.
"Kalau ada masyarakat datang minta pelayanan bagaimana coba," lanjutnya.
Diketahui peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, 8 November 2023 lalu.
Sontak unggahan tersebut viral dan dibanjiri komentar publik.
Baca Juga: Pelajar di Bandar Lampung Tewas Dibacok saat Tawuran, Polisi Masih Mencari Pelaku
“Bisalah karena kerja gak kerja gaji jalan terus,” tulis salah satu warganet.
“Pernah juga pas mau urus akta kematian ke kelurahan, ke sana jam 9 pak lurahnya belum datang, ditunggu sampe jam set 12 baru dateng pak lurahnya,” ungkap warganet.
“Gaji dari rakyat, kerja semau gue,” kata warganet.
“Di Lampung udah hal biasa, cuma absen doang banyak,” timpal lainnya.***



