POJOKSATU.id - Prestasi membanggakan di bidang lingkungan hidup kembali ditorehkan Pemerintah Kota Depok di kancah nasional strategi pengendalian iklim yang terukur.

Apresiasi bergengsi sebagai Pembina Proklim Terbaik Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari dedikasi kuat kota tersebut dalam menekan emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Cara Memilih Nama Brand UMKM yang Menarik dan Mudah Diingat Pelanggan

"Penghargaan ini diterima Pemerintah Kota Depok karena sudah berkomitmen melakukan penurunan emisi gas rumah kaca dan pengendalian perubahan iklim serta telah mengembangkan Proklim di wilayah Kota Depok," ujarnya, Selasa 2 Desember 2025.

Lebih lanjut, ia memaparkan bagaimana langkah strategis yang secara konsisten diterapkan pemerintah dalam membina Program Kampung Iklim (Proklim).

"Upaya yang telah dilakukan antara lain menerbitkan kebijakan untuk pengembangan Proklim di Kota Depok, kemudian konsisten melakukan pembinaan Proklim," jelasnya.

Baca Juga: Cara Membuat QRIS untuk UMKM! Mudah, Gratis, dan Bisa Dipakai Semua Pembeli

Bukti nyata keberhasilan tersebut terlihat dari capaian signifikan sejumlah RW binaan di Depok dalam kurun waktu tiga tahun belakangan.

"Lokasi binaan atau RW Proklim di Kota Depok telah berhasil mendapatkan Proklim Utama dan Proklim Lestari dalam tiga tahun terakhir," tambahnya.

Tak hanya pembinaan, aspek perencanaan yang matang serta dukungan finansial juga menjadi poin penilaian penting bagi Pemkot Depok.

Baca Juga: Beasiswa Astra 2026 Resmi Dibuka! Kuliah Gratis, Uang Saku, dan Asrama di Politeknik Astra

"Selanjutnya, kita membuat perencanaan dan alokasi anggaran untuk pembinaan dan pelaksanaan Proklim di Kota Depok," ungkapnya.

Menutup penjelasannya, Abdul Rahman menekankan bahwa kunci utama dari pencapaian gemilang ini terletak pada sinergi berbagai pihak.

"Kita juga sudah berhasil membangun kolaborasi antar Perangkat Daerah, perguruan tinggi, LSM, dan perusahaan atau dunia usaha," pungkasnya.***