POJOKSATU.id - Penemuan sesosok mayat di sebuah warung kopi (Warkop) Made, Lamongan yang sempat menggegerkan warga, akhirnya diketahui identitasnya.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas terkait, terungkap jika mayat tersebut bernama VPR (17), seorang pelajar asal Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.
Identitas korban sendiri, diketahui setelah orangtua dari korban, Trimo (60) datang ke rumah sakit untuk memeriksa jenazah tersebut.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Siswi Magang, Oknum ASN RRI Bakal Dipecat Atas Usulan Direksi
Setelah diperiksa, pihak keluarga mengenali pakaian dan sendal yang digunakan oleh korban, yang ditemukan di lokasi kejadian.
Hal tersebut, diungkapkan langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas, melalui Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizki Akbar.
Menurutnya, berdasarkan dari keterangan pihak keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak 10 Januari 2025 lalu, sekira pukul 15.30 Wib dengan berjalan kaki.
Baca Juga: Ketua Pemuda Pancasila Karawang Ajak Anggota Jaga Kedamaian, Jangan Terprovokasi
Namun, hingga keesokan harinya korban tak kunjung pulang ke rumahnya, sehingga pihak keluarga melaporkannya ke Polsek Sukodadi.
Diberitakan sebelumnya, warga Lamongan yang tinggal disekitar perumahan Made Great residence, Desa Made, Kecamatan Lamongan, digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah Warung Kopi (Warkop) setempat.
Kejadian tersebut, bermula ketika penyewa Warkop, Ahmad Zamroni hendak membuka Warkop untuk membersihkannya. Pasalnya, Warkop tersebut sudah tutup sekitar kurang lebih satu bulan.
Namun, alangkah terkejutnya Ahmad Zamroni saat membuka warung tersebut justru menemukan mayat yang sudah tergeletak membusuk di tempat itu.
Baca Juga: 7 Poin Ini Penting Bagi PPPK Paruh Waktu. Apa Saja Itu? Cek Disini!
Menurut keterangan Zamroni, sebelum masuk ke Warkop tersebut, ia sudah curiga lantaran saat itu rolling door dalam kondisi terbuka.
Selain itu, ia juga mencium bau busuk dari dalam warung tersebut. Hanya saja, Zamroni tetap nekat untuk masuk ke dalam Warkop yang telah disewanya itu.
Setelah mendapati adanya mayat berusia sekitar 16 tahun tersebut, Zamroni langsung memberitahu salah satu warga setempat dan melaporkannya kepada Polsek setempat.***



